Topik Terhangat

Anggota Dewan Aceh Barat Lakukan Pencoblosan Ganda

Anggota Dewan Aceh Barat Lakukan Pencoblosan Ganda

Meulaboh | Diliputnews – Ramli S.E Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Meulaboh, diduga melakukan kecurangan saat pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) I dan II di Desa Pasi Jambu kecamatan Kawax XVI Senin Pagi, 2/7/2012. Menurut keterangan saksi TPS Marwan mengatakan, Ramli sebelumnya sudah memilih di TPS I dan melakukan pemilihan mewakili keluarganya di TPS II.

Saat itu Marwan yang sedang bertugas memantau pemungutan suara, mencurigai Ramli, karena pada saat pencoblosan Ramli tidak mencoblos berdasarkan surat pencoblosan atas namanya, melainkan kata Marwan Ramli, membawa surat pedamping yang digunakan untuk mewakili saudaranya itu untuk mencoblos.

“Sebelumnya pak Ramli, anggota Dewan telah mencoblos pada TPS I dan belilau kembali mendatangi TPS II dengan membawa surat pendamping yang dia katakan surat kuasa untuk mencoblos,” kata Marwan kepada sejumlah wartawan.

Marwan menambahkan terkait pencoblosan ganda yang dilakukan Ramli, kata Marwan kuat dugaan ia melakukan kecurangan tersebut lantaran, tim sukses dari pasangan kandidat calon bupati Meulaboh nomor urut delapan H Tito – Rachmat Fitriadi.

Berdasarkan keterangan Marwan, kerana ada indikasi kecurangan, Marwan meminta kepada pihak Panitia Pemungutan Suara (PPS) menghentikan perhitungan suara guna mencari solusi.

Saat itu juga, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Aceh Barat turun langsung ke lapangan guna meminta keterangan dari kedua belah pihak. Ida Raudah, S.H anggota panwaslu tersebut saat ditanyai hukuman terhadap pelanggar pemilukada tersebut, Ida mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti permasalahn tersebut dan meminta kepada saksi mengajukan surat laporan terhadap pelanggaran itu guna diproses secara hukum.

“Berdasarkan undang-undang pemilukada, tidak dibenarkan pemilih mewakili orang lain dalam hal pencoblosan. Terkait para peserta tersebut sakit, para pendamping diperkenankan memasuki bilik suara untuk mengarahkan pencoblosan,” kata Ida

Sementara itu, Ramli membantah bahwa dirinya melakukan pencoblosan ganda, saat itu Ramli sudah menanyakan kepada panita “Apa diperkenankan untuk memilih” dan kata Ramli ia tidak mencoblos sebanyak dua kali.

“Saya sudah menanyakan kepada pihak panitia terkait diperbolehkan atau tidak, dan saya tidak pernah mencoblos sebanyak dua kali dan hal itu boleh dibuktikan,” katanya.

Pantauan Diliputnews.com perdebatan antara saksi dengan Ramli berlangsung alot, kedua belah saling mengklaim bahwa komentar mereka itu keduanya benar. Perhitungan suara dihentikan dan sambil menunggu titik temu antara kedua belah pihak.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :