Topik Terhangat

Bakal Calon Bupati Aceh Selatan Gunakan Fasilitas Negara

Aceh Selatan | Diliputnews – Kendati tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Aceh Selatan 2012 belum dimulai secara resmi, namun sejumlah figur yang meramaikan bakal calon bupati/wakil bupati periode 2013-2018 tersebut mulai melakukan konsolidasi dengan tim sukses masing-masing.

Ironisnya, di antara bakal calon tersebut disinyalir ada yang menggunakan fasilitas Negara berupa mobil dinas serta SPPD dalam daerah.

Menurut keterangan, di antara bakal calon yang menggunakan fasilitas negara itu yakni bakal calon incumban seperti Daska Aziz (wakil bupati sekarang) yang memakai kendaraan dinas dengan saling bertukar plat antara plat dinas dengan plat “putih”.

Demikian pula, bakal calon Jasmiadi Jakfar menggunakan plat mobil dinas KIP Aceh Selatan dan Drs. H. Harmaini, MSi (Sekdakab Aceh Selatan) menggunakan mobil dinas Pemkab.

Bakal calon lain yang belakangan muncul yakni komisionir KIP Aceh Selatan Zulkifli alias Zulfata juga diduga melakukan konsolidasi dengan menggunakan faslitas Negara.”Pagi-pagi sudah kampanye dengan menggunakan fasilitas Negara, bagaimana jika menjadi pimpinan nanti,” kata Sukiman (45), warga Kluet Utara.

Penggalangan yang dominan dilakukan masing-masing figur bakal calon bersama tim suksesnya yakni melakukan pertemuan dengan massa pendukung di kecamatan dan gampong-gampong.

Dari dinamika yang berkembang, sebagian masyarakat menilai pertemuan tersebut sebagai bentuk “gerilya” di tengah masyarakat pemilih guna mempromosikan atau mengkampanyekan bakal calon tersebut layak untuk dicalonkan dan dipilih pada Pilkada bupati/wakil bupati pada akhir November tahun ini.

Perkembangan dan dinamika politik di Aceh Selatan menjelang Pilkada bupati dan wakil bupati Aceh Selatan periode 2013-2018 belakangan ini semakin hangat dan bahkan suasana “panas” menyelimutinya.

Di antara bakal calon yang bakal maju tampak sudah saling serang dan menggunakan instrumen lain seperti LSM dan media bagi upaya penuruan kredibilitas bakal calon yang diperkirakan akan menyainginya.

Bakal Calon Bertambah

Semula, bakal calon yang disebut-sebut baru sekitar 16 sosok, namun belakangan muncul lagi figur yang berkeinginan untuk bersaing pada Pilkada, sehingga jumlahnya mencapai 20-an bakal calon.

Bakal calon tersebut, yakni Husin Yusuf (bupati sekarang), Daska Azis (wakil bupati sekarang), Drs. H. Harmaini, MSi (Sekdakab), Drs.H. Zulkarnaini (mantan Kadisdik dan BKPP), Drs. Rahimanuddin (mantan Kadis BKPP), T. Sama Indra, dr. Nasir, Mayor Saleh, Drs. Azwar Rahman, Drs. Darmansyah, MM, Drs. H. Zulkarnaini, MSi dan Wahyu Wali,SH.

Selain itu, terdapat nama dari kalangan swasta seperti Eli Supriadi, Khairuman, SE (BPD Aceh), Dr. Radja Masbar (kalangan kampus), Khaidir Amin, SE (politisi/wakil ketua DPRK Aceh Selatan), Drs. Rahimanuddin (birokrat), Drs. T. Darisman (birokrat), Alfa Rahman alias Agen (Ketua KPA Aceh Selatan), Safiron (Ketua DPRK), T. Asrul, S. Hut (birokrat) dan Drs, Jasmiadi Jakfar (komisionir KIP/PNS).

Kemudian, Ir. Mudasir Kamil (birokrat), TAF Haikal (politisi) , Drs. Saiful Azhar (birokrat), T. Mudasir (politisi), Jirhan, SP (politisi), Khairuwas Rahman, T. Narensyah dan lainnya.

“Melihat nama-nama yang muncul, sedianya ada pertanyaan yang bisa diajukan kepada meraka yakni apa tujuan menjadi bupati,” kata Asmaradana (40) seraya menyatakan sedianya Aceh Selatan ke depan harus dipimpin oleh bupati yang visionir.

Ketua KIP Aceh Selatan Lian Azwin, SE yang ditanya Analisa di Tapaktuan, kemarin, mengatakan, pihaknya sedang mempersipakan tahapan dan menunggu surat DPRK untuk memulainya. “Secara internal instrumen yang akan menunjang Pilkada Aceh Selatan sedang kita siapkan,” ujarnya.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :