Topik Terhangat

Panwaslu Nagan Raya dan Aceh Rekomendasikan Hitung Ulang

KIP Aceh Nyak Arief Fadillah

Nagan Raya | Diliputnews  –  Dua malam massa pendukung Asib Amin-Jasmi Has menduduki Kantor Komisi Indenpenden Pemilihan (KIP) Kabupaten Nagan Raya, menuntut dilakukan Penghitungan ulang surat suara hasil pilkada putaran ke-dua di tiga Kecamatan karena dugaan ada kecurangan. Ketiga kecamatan yang dimaksud adalah, Kecamatan Beutong, Kuala dan Darul Makmur.

Panwaslu Aceh Nyak Arief Fadillah beserta Ketua Panwaslu Nagan Raya T. Yusmaidi Kamsuri, S.Hut.Msc, siang tadi Minggu, (8/7) di Kantor Panwaslu Nagan Raya menyatakan kepada sejumlah wartawan bahwa, Panwaslu tidak bekerja berdasarkan asumsi atau dugaan.

“Sejauh ini Panwaslu sudah memperoleh berbagai macam bukti pelanggaran, di antaranya pelanggaran Money Politic, adanya surat pernyataan kesediaan memilih yang di bubuhkan Stempel Geuchik dan yang paling banyak adalah pelanggaran surat suara yang tidak sah namun di nyatakan sah, itu merupakan bukti dan KIP harus melakukan penghitungan suara ulang,” tutur Nyak Arief.

Nyak Arief Fadillah menambahkan, bahwa sebelumnya panwaslu Nagan Raya sudah dua kali merekomendasikan ke KIP, yakni meminta KIP harus membuka kotak suara untuk dilakukan penghitungan suara ulang, dan yang kedua meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam pilkada, agar memberikan respon Positif untuk mewujudkan pilkada yang jujur, adil dan demokratis.

Selanjutnya, ketika dikonfirmasi terkait pelaksanaan rekapitulasi, Nyak Arief Fadillah menjelaskan bahwa panwaslu tidak ada kewenangan untuk menghambat proses tahapan pemilu, dan panwas tidak akan menarik rekomendasi KIP untuk melakukan penghitungan suara ulang agar ada kepastian hukum yang jelas bagi masyarakat.

Secara terpisah, Diliputnews.com juga konfirmasi dengan Juru Bicara Tim Pemenangan kandidat nomor urut 2, Zulkarnain, menyatakan bahwa timnya berharap kepada Panwaslu untuk memproses ketua KIP, karena menurutnya KIP Nagan Raya sudah memperlihatkan dirinya tidak Independen dan terbukti melanggar kode Etik.

KIP Nagan Raya yang dari awal tidak menindak lanjuti rekomenadasi panwaslu terhadap bukti kecurangan untuk di lakukan perhitungan suara ulang, hanya berselang empat jam KIP Nagan Raya memerintahkan kembali secara lisan kepada PPK Kecamatan untuk dibatalkan penghitungan suara ulang, padahal terbukti hasil buka ulang kotak suara di setiap PPK banyak suara yang tidak sah yang sebelumnnya di anggap sah, “jelas Zukarnain.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :