Topik Terhangat

Warga Minta Pemkab Aceh Barat Tuntaskan Ganti Rugi Tanah

Warga Minta Pemkab Aceh Barat Tuntaskan Ganti Rugi Tanah

Meulaboh  | Diliputnews – Terkait sengketa ganti rugi bangunan, Penjabat Bupati Aceh Barat, Ridwan Hasan, Selasa (24/7) memanggil empat orang warga yang melakukan komplen. Pasalnya warga setempat tidak terima dengan ganti rugi yang ditawarkan tim Panitia Tanah dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Hal ini dilakukan Ridwan guna menuntaskan masalah agar selesainya pembangunan jalan Provinsi lintas Meulaboh – Banda Aceh.

“Perlu dilakukan musyawarah antara empat warga dan tim dari Panitia Tanah Pemda Aceh Barat agar pembangunan jalan dapat dilanjutkan, dan jalan dapat tuntaskan secepat munkin,” Pinta Pj. Bupati Aceh Barat Ridwan Hasan.

Keempat warga yang melayangkan komplent atas ganti rugi itu, mengaku keberatan dengan harga satuan ganti rugi “bangunan” yang ditawarkan Pemerintah Aceh Barat. Warga mengharapkan penetapan harga ganti rugi “bagunan” harus diambil berdasarkan musyawarah antara pantia tanah dan warga selaku pemilik bangunan.

Di tempat terpisah, Kepala Sub Bagian Pelayanan (Kasubag)  Pertanahan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Agam Ramatillah, mengatakan penetapan harga ganti rugi bagunan, merupakan kewenangan instansi Dinas Cipta Karya, karena kata Agam pada instansi itu dianggap lebih spesifik dalam hal mengkalkulasikan harga satuan sebua nilai pembayaran bagunan.

“Dinas Cipta Karya tahu benar, berapa harga bagunan itu. Sehingga satuan ganti rugi yang kami tawarkan telah sesuai dengan angka yang di keluarkan oleh dinas itu,” jelasnya.

Agam  menambahkan harga ganti rugi per meter kubik dihargai Rp. 750 ribu/M. Dan nilai harga itu dikeluarkan   hasil perhitungan dari Dinas Cipta Karya Kabupaten Aceh Barat.

“Jadi untuk nilai harga bagunan tidak bisa nilainya ditetapkan oleh warga, karena ada Dinas yang membidangi masalah satuan harga bagunan,” ucapnya.

Sementara itu, empat warga yang melakukan complain berasal dari Kecamatan Arongan Lambalek, tiga orang warga Desa Cot Buloh, dan satu orang warga Desa Drien Rampak.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :