Topik Terhangat

Dari Aceh untuk Rohingya

Banda Aceh | DIliputnews – Siapa yang tidak sedih melihat umat muslim dibantai di Myanmar. Etnis muslim rohingya ini ditimpa berbagai bentuk kekerasan, baik pembantaian massal, sampai dengan pengusiran dan hal ini merupakan tindak kejahatan atas kemanusiaan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat.

Oleh karena itu, Minggu pagi, semangat para mahasiswa dari kesatuan Mahasiswa Muslim Indonsesia (KAMMI) mengalahkan rasa haus dan lapar berpuasa di bulan Ramadan. Para aktifis ini menyampaikan tuntutannya terhadap nasib muslim Rohingya yang mengalami penindasan di Burma. Aksi yang berlangsung di Simpang Lima Banda Aceh, KAMMI menyatakan prihatin terhadap kekerasan yang menimpa muslim Rohingya.

“Kami mengencam tindakan para tentara di Miamar terhadap kekerasa yang menimpa etnis rohigya dan hal ini merupakan pelanggaran HAM berat selain mengancam eksistensi etnis Rohingya, tapi juga perdamaian dunia,” kata Faisal Qasim ketua KAMMI Cabang Meulaboh

Sebanyak tigapuluh aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh berdiri teratur membentuk barisan. Walaupun aksi tersebut hanya berlangsung beberapa menit berlangsung, sejumlah polisi yang memakai pakaian bebas mendatangi para pengunjukrasa. Mereka meminta aktivis KAMMI untuk bubar karena tidak mengantongi izin.

“Kepada pemerintah Myanmar dan masyarakat Myanmar kami mendesak untuk menghentikan segala kekerasan terhadap muslim Rohingya,” ujar Faisa

Selain itu Faisal mengegaskan kepada organisasi negara-negara Asia Tenggara, KAMMI mendesak agar Myanmar dikeluarkan dari ASEAN. “Boikot SEA Games ke 27 di Naypidaw apabila Myanmar tidak sanggup menghentikan kekerasan terhadap Rohingya.”


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :