Topik Terhangat

Jika Jalan Tak di Bangun, Warga Ancam Baikot Pemilukada Aceh Selatan

Jika Jalan Tak di Bangun, Warga Ancam Baikot Pemilukada Aceh Selatan

Tapaktuan | Diliputnews.com – Ribuan masyarakat yang bermukim di 4 Desa masing-masing Desa Senebok Punto, Senebok Pusaka, Alue Bujok dan Titi Poben Kecamatan Trumon Timur Aceh Selatan mengancam akan memboikot pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati setempat, jika pembangunan ruas jalan yang menghubungkan 4 Desa itu tidak segera di realisasikan.

Ancaman itu di sampaikan langsung oleh Kepala Desa (Kades) masing-masing Kades Senebok Punto, Bustaman Aziz, Kades Senebok Pusaka Syahbandi, Kades Alue bujok Sudirman dan Kades Titi poben Syamsul Arifin beserta sejumlah perwakilan tuha peut saat berdelegasi ke kantor DPRK Tapaktuan, Rabu (12/9).

Kedatangan perwakilan masyarakat itu di sambut langsung oleh Ketua DPRK Aceh Selatan Tgk Safiron, wakil ketua Khaidir Amin SE, ketua fraksi PKPI Hendri Yono, dan 2 anggota dewan masing-masing T Mudasir (Golkar) dan Rusdianto (PA) di ruang kerja wakil ketua dewan. Dalam pertemuan itu juga tampak hadir mewakili Pemkab Aceh Selatan yaitu Kadis PU Ir Tuanku Bahrumsyah.

Kepada anggota dewan, warga melaporkan bahwa ruas jalan yang menghubungkan 4 Desa sepanjang 5 KM itu sudah sejak puluhan tahun lalu hingga kini belum di lakukan pengaspalan, sehingga kondisinya saat ini sudah sangat hancur-hancuran dimana kanan kirinya di penuhi oleh lubang-lubang besar yang menganga.

“Jika di musim hujan kondisinya becek dan di saat musim kemarau kondisinya berdebu. Ruas jalan itu sangat susah di lewati kendaraan. Sehingga kondisi itu sangat di keluhkan warga selama ini khususnya bagi anak-anak sekolah yang terpaksa berlumur lumpur dan debu saat pergi dan pulang sekolah,” kata Bustamam Aziz.

Ia mengakui bahwa, selama ini usulan pembangunan ruas jalan itu sudah sering di masukkan ke dalam musrenbang, baik musrenbang Desa maupun musrenbang kecamatan tapi selalu gagal dimasukkan sebagai program pembangunan prioritas karena kalah dalam proses perangkingan.

Menurut warga, jika program pembangunan jalan itu tidak segera di realisasikan maka mereka akan menutup paksa ruas jalan itu. Sebab, selama ini penyebab semakin parahnya rusak jalan itu karena terus menerus di lewati oleh truck pengangkut kelapa sawit milik PTP.

Selain itu, warga juga mengancam jika Pemkab Aceh Selatan tidak segera menindak lanjuti pembangunan ruas jalan itu, maka ribuan warga yang bermukim dalam 4 desa itu akan melancarkan aksi boikot pelaksanaan Pilkada Bupati mendatang.

“Kami akan boikot pelaksanaan Pilkada Bupati jika Pemkab Aceh Selatan tidak segera membangun jalan itu,” tegas Bustamam.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :