Topik Terhangat

Pengesahan APBK Aceh Selatan 2013 Molor

TAPAKTUAN | DiliputNews.com – Pengesahan APBK Aceh Selatan 2013 kembali molor dari jadwal yang telah di tetapkan sebelumnya. Pihak dewan berdalih, molornya jadwal tersebut di sebabkan karena belum tercapainya kesepakatan bersama (finalisasi-red) terhadap sejumlah item ploting anggaran antara tim Banggar DPRK dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Padahal jauh hari sebelumnya, kedua lembaga “pelayan” rakyat tersebut, telah menyepakati bahwa jadwal pengesahan anggaran APBK Aceh Selatan 2013 akan dilakukan pada tanggal 18 Desember 2012 atau setidaknya tidak lewat dari tanggal 31 Desember 2012. Langkah cepat pengesahan APBK itu, bertujuan pertama untuk menghindari tidak kena sanksi pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat dan kedua supaya Aceh Selatan memperoleh penilaian bagus dengan mengesahkan APBK secara tepat waktu.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRK Aceh Selatan, Zirhan SP, yang di konfirmasi DiliputNews.com di Tapaktuan, Jumat (4/1), mengakui bahwa sebelumnya, pihak dewan dan TAPD telah menyepakati pengesahan APBK 2013 pada tanggal 18 Desember 2012 lalu.

Namun, ia secara tegas membantah jika keterlambatan itu akan berdampak sistemik terhadap roda pemerintahan (operasional aparatur dan SKPD-red) di daerah itu, serta terancam kena sanksi pemotongan DAU APBK Aceh Selatan 2013 oleh Pemerintah Pusat.

“Kalau mengenai ancaman kena sanksi dari Pemerintah Pusat yakni pemotongan DAU itu tidak ada, sebab batas akhir tenggat waktunya adalah tidak boleh lewat bulan Februari 2013, jadi saya rasa sampai saat ini belum ada persoalan yang sangat fatal mengenai hal itu,” kata Zirhan.

Ia juga menampik keras tudingan yang menyebutkan keterlambatan itu akibat kesibukan sejumlah pejabat daerah dan anggota dewan dalam rangka menghadapi Pilkada Bupati/wakil bupati di daerah itu.

“Kalau mengenai itu tidak benar, tidak ada kaitannya sama sekali antara Pilkada dengan pembahasan APBK, malahan jika di lihat dari segi kepentingannya justru harus dipercepat pengesahan APBK, karena ada ploting anggaran untuk kebutuhan penyelenggaraan Pilkada dalam APBK 2013,” ujar Zirhan.

Menurutnya, keterlambatan itu di sebabkan karena ada beberapa point atau item yang belum tuntas dilakukan pembahasan antara Badan Anggaran DPRK dengan TAPD, sehingga harus di lakukan pembahasan lanjutan secara komprehensif.

“Akibat belum tuntas inilah, makanya harus di lakukan pen-jadwalan ulang pembahasan dan pengesahan APBK 2013,” sebut Zirhan, seraya menambahkan bahwa secara garis besar jumlah APBK Aceh Selatan 2013 yang di usulkan oleh Pemkab Aceh Selatan adalah sebesar Rp. 700 Miliar lebih.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) Aceh Selatan, Diva Samudra Putra SE, yang dikonfirmasi secara terpisah menyebutkan bahwa, berdasarkan jadwal yang telah di susun ulang oleh pihaknya, di rencanakan pada tanggal 7 Januari 2013 akan di gelar rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRK Aceh Selatan, untuk menentukan jadwal pembukaan paripurna.

“Rencana pembukaan paripurna akan di gelar hari Kamis tanggal 10 Januari 2013 atau setelah acara penyampaian visi misi calon bupati/wakil bupati Aceh Selatan di Gedung DPRK pada tanggal 9 Januari 2013, setelah pembukaan sidang paripurna tersebut nanti, di butuhkan waktu sekitar 4 hari lagi untuk di lakukan pembahasan lanjutan serta finalisasi program anggaran, setelah itu baru di gelar kembali rapat Paripurna dengan agenda pengesahan APBK Aceh Selatan 2013,” pungkas Sekwan.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :