Topik Terhangat

Mendagri dan Gubernur Aceh Di Minta Beri Sanksi Kepada Bupati Aceh Selatan

TAPAKTUAN | DiliputNews.com – Ketua Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) yang juga anggota DPRK Aceh Selatan, Azmir SH, mengecam keras tindakan Bupati Aceh Selatan Tgk Husin Yusuf dan wakil bupati Daska Aziz S Pd MA, meninggalkan daerah dalam waktu yang telah cukup lama tanpa alasan dan agenda yang  jelas.

“Kondisi roda pemerintahan Aceh Selatan selama ini bagaikan telah mati suri, tidak bergairah lagi, karena sudah cukup lama di tinggalkan oleh Bupati dan wakilnya. Malahan kondisinya sudah berubah, seakan-akan Sekretaris Daerah lah Bupati Aceh Selatan sekarang ini, demikian juga dengan nasib rakyat bagaikan anak ayam yang kehilangan induknya, sudah tidak tahu mengadu kemana lagi,” ungkap Azmir SH, kepada DiliputNews.com via sambungan telepon seluler, Selasa (08/01).

Azmir menyebut, tindakan Tgk Husin Yusuf dan Daska Aziz yang terkesan sudah tidak begitu serius  memperdulikan lagi kondisi daerah dan nasib rakyat, adalah sebuah tindakan pengkhianatan yang di lakukan terhadap rakyat Aceh Selatan itu sendiri.

Menurutnya, berbagai macam persoalan yang timbul di bawah rezim pemerintahan Tgk Husin Yusuf dan Daska Aziz  selama ini, sudah menjadi rahasia umum yang tidak mungkin dapat di sembunyikan  lagi di hadapan rakyat. Termasuk munculnya kasus dugaan penyelewengan anggaran daerah sehingga terjadinya deficit anggaran daerah pada tahun anggaran 2012 lalu yang mencapai Rp. 89 miliar lebih.

“Entah karena terkait dengan berbagai macam kasus itu, sehingga kedua pemimpin Aceh Selatan tersebut takut pulang ke dalam daerah?, atau karena ada faktor lain juga tidak kita ketahui secara pasti apa penyebabnya,” ujar Azmir.

Menurutnya, bukti sikap tidak terpuji dan tidak terhormat juga kembali di tunjukkan oleh Bupati Tgk Husin Yusuf dan Wabup Daska Aziz, saat acara deklarasi Pemilukada damai yang di selenggarakan oleh KIP Aceh Selatan, Senin (7/1) lalu.

“Menurut saya, acara itu adalah sebuah acara yang sangat bersejarah bagi seluruh rakyat Aceh Selatan, sebab ikrar Pemilukada damai itu dapat menjadi barometer baik atau buruknya proses demokrasi, tapi alangkah sayangnya Bupati Tgk Husin Yusuf dan Wabup Daska Aziz tidak tampak hadir dalam moment yang bersejarah itu,” sesal Azmir.

Saat ini, kata Azmir, kehadiran Bupati Tgk Husin Yusuf ke dalam daerah sangat di butuhkan, sebab cukup banyak agenda penting yang harus segera ia selesaikan.

“Salah satu yang sangat mendesak adalah, bupati harus segera mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) guna pencairan dana Pemilukada, selain itu juga ada agenda penyusunan laporan pertanggungjawaban lima tahunan, serta agenda sidang paripurna untuk pengesahan APBK tahun anggaran 2013,” ungkap Azmir.

Oleh sebab itu, Azmir meminta kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Gubernur Aceh, supaya memberi teguran keras kepada Bupati Aceh Selatan, agar bersedia kembali ke dalam daerah secepatnya dan tidak lagi meninggalkan daerah dalam waktu yang cukup lama.

“Saya rasa, sebagai solusi untuk menyelesaikan kisruh ketidak beradaan Bupati dalam daerah, sangat butuh peran Mendagri dan Gubernur Aceh, untuk memberikan teguran sekaligus memerintahkan Bupati untuk kembali ke dalam daerah secepatnya, mengingat cukup banyak agenda penting yang harus segera ia selesaikan,” pungkas Azmir.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :