Topik Terhangat

Dilarang Ngangkang, Hambat Pertumbuhan Investasi Wisata Aceh

Ngangkang, Hambat Pertumbuhan Investasi Wisata Aceh

Dilarang Ngangkang, Hambat Pertumbuhan Investasi Wisata Aceh


MEULABOH | DiliputNews.com – Beredarnya larangan ngangkang terhadap perempuan, dinilai pengusaha Aceh Barat, cukup berpengaruh bagi tumbuhnya investasi terutama disektor pengembangan pariwisata di Provinsi Aceh.

“Seruan larangan megangkang tidak hanya heboh di Lhoksemawe, tapi kabar itu juga menghambat masuknya investasi ke Kabupaten lain di Aceh,” kata pengusaha teranama Aceh Barat, H.Rusli, Kamis (10/1)

Menurut Rusli, program Aceh Visit Year 2013 dalam rangka pengembangan pariwisata sudah memperlihatkan tanda-tanda munculnya investasi, akan tetapi gema larangan membonceng ngangkang bagi perempuan dapat membatalkan minat investor masuk ke Aceh.

Dikatakan Rusli, ada baiknya perda perempuan tidak boleh duduk megangkang saat membonceng di sepeda motor dikeluarkan Wali Kota Lhoksemawe Suadi Yahya tersebut tidak digembur-gemburkan berlebihan karena hanya akan menutup pintu peluang investasi di provinsi ujung barat Indonesia itu.

Selain itu, ia sendiri tidak sepakat terhadap kebijakan daerah itu karena secara tidak langsung dapat mengucilkan daerah Aceh dari perhatian daerah luar seolah-olah ada sikap diskriminatif terhadap kaum hawa.

“Peraturan sebuah daerah seharusnya jangan sampai menjadi beban dan dampak tidak baik bagi daerah lain, saat ini banyak warga Aceh itu baru mampu membeli sepeda motor, belum mampu beli mobil seperti wali kota,”imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Kabupaten Aceh Barat juga pernah merasakan hal demikian bahkan sampai keluar qanun (perda) perempuan wajib memakai rok dan daerah itu sempat dijuluki “Kota Rok” masa di pimpin Bupati Ramli, Ms/Fuadri.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :