Topik Terhangat

Pesan Rafly Kande Untuk Khalifah Negeri Pala

TAPAKTUAN | DiliputNews.com – Suasana Negeri Pala (sebutan Aceh Selatan) kian bergejolak menjelang pesta demokrasi yang hanya menghitung hari. Berbagai program dan janji terus di lontarkan ke public untuk memberi harapan baru bagi masyarakat Aceh Selatan.

Iklim kampanye pun di isi dengan nuansa kerakyatan dan pembangunan hingga perubahan untuk menarik empati masyarakat yang kian rindu akan wajah baru Aceh Selatan yang lebih baik.

Rafly Kande salah seorang seniman dan budayawan Aceh asal negeri pala pun ikut memberi warna tersendiri dalam kenduri demokrasi bumi pala tersebut.

Rafly yang meluangkan waktu hadir mengisi kampanye empat dari enam kandidat calon bupati/calon wakil bupati Aceh Selatan(Nomor urut 1, 2, 4 dan 6). Rafly hadir tidak hanya menghibur massa kandidat terkait, namun berusaha memposisikan diri sebagai corong aspirasi rakyat.

Ia juga menjelaskan, yang paling dibutuhkan masyarakat Aceh Selatan saat ini adalah program yang bisa menyentuh rakyat bukan janji-janji kampanye belaka. Seharusnya kandidat melihat apa yang paling dibutuh masyarakat terutama pembangunan Aceh Selatan selama lima tahun kedepan.

“Misalkan program yang dapat menyentuh dan meningkatkan pendapatan di antaranya sektor pertanian dan perkebunan, kesehatan, pendidikan, dan pariwisata, bagaimana langkah kongkret dari kandidat dalam memberdayakan dan mengembangkannya, Jika Pendapatan rakyat meningkat otomatis rakyat makmur dan sejahtera,” ungkap Rafly.

Rafly mencontohkan, secara geografis Aceh Selatan mempunyai potensi wisata yang cukup bagus, hingga kini tanpa dikelola oleh pemerintah.

“Bagaimana bisa maju, tingkat wisata NAGA saja dibangun hanya dengan beberapa sak semen, itu dimanakan membangun, sangat kampungan, sama sekali tidak terlihat nilai yang tersirat dari sebuah symbol kebesaran, seorang pemimpin aceh itu juga harus memiliki kreativitas seni sehingga estetikan dapat dipadukan dengan etika,” tutur Rafly

Selain itu, Bupati / Wakil dalam membuat program fasilitas umum, tersentuh secara umum bukan tersentuh secara personal, “Buat master plan yang bagus undang ahlinya, Bukannya mengubar janji seperti pemekaran misalkan, itu penting bagi masyarakat Aceh Selatan saat ini, tau apa masyarakat tentang pemekaran. Bisa di lihat dalam kondisi APBK Aceh Selatan yang kini deficit, apakah wajar pemekaran menjadi program ke depan.

Permasalahan yang ada saja kian sembraut. Aceh Selatan ini memang sudah kecil, jangan di persempit lagi dengan janji yang bukan-bukan, cobalah arif dalam menyikapi persoalan fundamental rakyat Aceh Selatan secara keseluruhan, tegas Rafly.

Disamping itu Rafly menilai pemimpin Aceh Selatan ke depan perlu menahan diri dan mengutamakan keikhlasan. Keikhlasan ini merupakan wakaf yang sangat monumental yang hendaknya mengiringi I’tikat pemimpin Aceh Selatan ke depan.

Sehingga bukan rekonsiliasi politik yang di utamakan namun rekonsiliasi batin lah yang seyogyanyanya di implementasikan. Bayangkan saja, sangat banyak anggaran Aceh Selatan yang dapat dipertanggungjawabkan secara legal procedural, namun tidak dapat dipertanggungjawabkan secara bathiniah.

Rafly juga mengajak seluruh masyarakat Aceh Selatan untuk menghilangkan budaya bermalas-malasan. Jangan Cuma menunggu, masyarakat juga harus kreatif dalam berusaha, agar rakyat dan pemimpin sinkron dalam mewujudkan perubahan.

“Saya berharap siapapun jadi Bupati Aceh Selatan, bangunlah Aceh Selatan dengan bijaksana, sebab masyarakat Aceh Selatan kian rindu dengan perubahan Aceh Selatan, pungkas Rafly Kande saat ditemui di warung kupi di pinggir kali gampong Subarang, kecamatan Samadua,” harapnya.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :