Topik Terhangat

Proses Mediasi PT Kalista Alam Belum Tuntas

Proses Mediasi Pembakaran Rawa Tripa Belum Tuntas

Proses Mediasi Pembakaran Rawa Tripa Belum Tuntas


MEULABOH | DiliputNews.com – Proses mediasi kasus pengrusakan lingkungan antara Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan PT. Kalista Alam (PT KA) yang diduga melakukan pembakaran lahan di Rawa Tripa hingga kini, belum tuntas.

Mediasi digelar di Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh, Rabu (27/2), para pihak masih tetap pada prinsip masing-masing.

Sebelum proses mediasi, Kuasa Hukum PT KA, Luhut Pangaribuan, mengatakan, PT KA tetap pada komitmennya yakni juga melindungi lingkungan. Namun apabila proposal yang diajukan pada mediasi sebelumnya itu, di tolak KLH, maka PT KA tetap pada prinsip bahwa tidak melakukan perbutan melawan hukum.

“Kita berharap proposal kita tidak ditolak, karena komitmen kalista untuk perlindungan lingkungan sebagai orang setempat (orang PT KA), tapi kalau terjadi, yakin Kalista tidak lakukan suatu yang melawan hukum,” ungkapnya.

Sementara Kuasa Hukum KLH, Askari, mengatakan, apapun keputusan Hakim, KLH akan tetap menuntut ganti rugi. Namun apapun keputusannya nanti, akan dilihat ke depan. “Kami tetap pada isi gugatan, tetap ada ganti rugi,” kata Askari.

Proses mediasi yang dilakukan secara tertutup itu, ditunda hingga 13 Maret mendatang. Hakim beralasan, penundaan dilakukan karena para pihak harus menghadirkan tergugat principal dan penggugat principal dari Jakarta.

Setelah adanya penundaan mediasi, Kuasa Hukum PT KA, Luhut Pangaribuan, yang dihubungi via telepon seluler, mengatakan, mediasi merupakan suatu proses yang kemungkinan damai antara para pihak masih terbuka.

“Mediasi suatu proses, jadi kemungkinan damai tetap masih ada. Apalagi kalau itikat baik ada. Kalista Alam mendukung pelestarian lingkungan,. Ini yang perlu dikongkritkan ke depan,” imbuhnya. (W01/Af)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :