Topik Terhangat

Security Perusahaan Tambang Hadang Wartawan Saat Meliput

Security Perusahan Tambang Hadang Wartawan Saat Meliput

Security Perusahaan Tambang Hadang Wartawan Saat Meliput

MEULABOH | DiliputNews.com – Security PT Mifa Bersaudara, Kamis (28/2) petang kemarin, menghadang seorang wartawan saat melakukan peliputan dum truk pengakut batubara menyalahi rute yang telah ditentukan.

Larangan liputan tersebut, dialami Fajri (25), seorang jurnalis media online terbitan Aceh. “Saya dihadang oleh security PT Mifa, dia bilang “Woi apa kau itu, jangan difoto-foto dan untuk apa kau liput itu”, ungkap security tersebut dengan wajah memerah (emosi), ujar Fajri, mengenang.

Sebelum pelarangan terjadi, ia mengaku sedang mengambil gambar dam truk pengakut batubara milik PT Mifa Bersaudara dijalan Teuku Umar Meulaboh. Sebab rute jalan Teuku Umar Meulaboh, merupakan jalan kota yang dilarang dilalui kendaraan milik PT. Mifa Bersaudara, sehingga mobilisasi material Kamis (28/2) siang lalu, jelas menyalahi rute tempuh yang sudah ditetapkan Pemkab Aceh Barat.

Media Relation PT Mifa Bersaudara, Handi Andrian menanggapi hal ini, menuturkan, pihaknya tidak ada memberi intruksi kepada security untuk melarang wartawan meliput. “Akan ditindak tegas, sebab kita tidak pernah menyuruh security untuk melarang wartawan meliput saat dimuka umum. Itu bukan wewenangnya security, tugasnya hanya mengamankan saja, “ ungkap Handi.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Aceh Barat (FORWAB) Azhar Gg sangat menyayangkan sikap yang dilakukan oleh security PT Mifa, sebab wartawan itu di lindungin oleh undang-undang Nomor 40 Tahun 1999, jadi tidak ada hak satpa, tersebut untuk menghalang-halangi tugas wartawan yang sedang meliput di tempat umum.

“Tugas wartawan itu sudah jelas, dan punya undang-undang. Jadi PT Mifa Bersaudara tidak perlu menghalang-halangi tugas jurnalis saat meliput ditempat umum,” ujarnya.

Kedepannya, kata Azhar, PT Mifa harus memberikan sosiaolisasi dan penambahan pemahaman terhadap kalangan tentang tugas-tugas pers dan kebebasannya. PT. Mifa Bersaudara dalam melakukan rutinitas menambang, telah terikat dengan MoU. Sehingga kewajiban perusahan, kewenangan Pemerintah daerah, dan hak masyarakat jelas telah diatur.

Jadi wajar jika pers melakukan tugas pokoknya sebagai rutinitas control social, karena dalam liputan tersebut, ada dua hal yang sangat urgensi, yakni hak masyarakat dan jalan kota yang dilalui kendaraan dum truk material batubara. (W01/AF)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :