Topik Terhangat

Aktivitas Penimbunan Batu Bara Milik PT Mifa Bersaudara Terhenti

Warga Ujong Kalak Meulabok Blokir Ratusan Truk Pengakut Batubara

Warga Ujong Kalak Meulabok Blokir Ratusan Truk Pengakut Batubara

MEULABOH | DiliputNews.com – Aktivitas penimbunan material batubara milik PT. Mifa Bersaudara selama empat hari menjadi terhenti, pasalnya masyarakat gampong Ujung kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, masih melarang truk pengangkut batubara yang melintasi jalan lingkungan mereka.

Lumpuhnya aktivitas tersebut, dikatakan Media Relations PT. Mifa Bersaudara Handi Adrian, karena rute distribusi material batu bara menuju tempat penimbunan (Stock File) di Desa Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan, di blokir oleh warga Desa Ujung Kalak.

“ Selama empat hari penimbunan terhenti, terhitung dari tanggal Jum’at (1/3) lalu, sampai dengan sekarang Senin (4/3), kami selaku perusahan atau pendatang, hanya bersifat menunggu keputusan dari Pemerintah Daerah Aceh Barat maupun masyarakat,” ungkapnya.

Terkait kerugian, Handi Andrian mengaku, pihak perusahaan tidak mengalaminya hanya penimbunan batubara ke stock File saja, “Paling-paling tertundanya penjualan batubara kepada perusahan semen andalas Lhok Nga, Aceh Besar,” akunya.

Lebih lanjut katanya, penjualan terakhir dilakukan PT. Mifa Bersaudara kepada PT. Lafarge Semen Andalas, pada bulan Februari 2013 lalu, dengan total penjualan sekitar 7 ribu ton.

”Jadi sekarang ini, memang masih sedikit penimbunan material batubara di stock file Suak Indra Puri. Jadi, penjualan lanjutan dipastikan akan tertunda untuk sesaat,” detailnya.

Disamping itu, Handi Andrian, mengharapkan Pemerintah Aceh Barat, melalui intansi terkaitnya, dapat secepat mungkin untuk menuntaskan masalah terhentinya kegiatan penimbunan tersebut.

“Sebeb pihak perusahan tidak mampu memenuhi tuntutan warga, jika kompensasi yang diminta berupa uang,” imbuhnya. (W01/AF)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :