Topik Terhangat

Santri Aceh Minta DPRA Prioritaskan Qanun Jinayah

Santri Aceh  | Foto IlustrasiSantri Aceh  | Foto Ilustrasi

Santri Aceh | Foto IlustrasiSantri Aceh | Foto Ilustrasi


BANDA ACEH – Puluhan santri dan mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Intelektual Santri dan Mahasiswa Aceh (KISMA) meminta dewan perwakilan rakyat setempat untuk mengutamakan pembahasan Rancangan Qanun Jinayah dan Hukum Acara Jinayah.

“Pada 4 Maret 2013, Pemerintah Aceh dan DPRA telah menetapkan 21 qanun untuk dibahas selama 2013 dan tiga diantaranya terkait dengan pelaksanaan hukum syariat Islam. Kami minta tiga rancangan qanun tersebut harus didahulukan dibandingkan lainnya,” kata Koordinator KISMA Ilham Muddin Malaka di Banda Aceh, Sabtu.

Aktivis peduli syariat itu menilai Pemerintah Aceh dan DPRA mustahil dapat menyelesaikan pembahasan dan pengesahan 21 qanun selama satu tahun.

Menurutnya, Pemerintah Aceh dan DPRA telah melakukan upaya pembohongan dan mengelabui rakyat Aceh.

“Belum pernah dalam sejarah Pemerintah Aceh dan DPRA mampu mengesahkan qanun sebanyak itu dalam satu massa, kami tidak ingin qanun tentang kesempurnaan pelaksanaan syariat Islam itu tertunda lagi,” katanya.

Ia juga mengatakan apabila Raqan Jinayah dan Hukum Acara Jinayah tidak disahkan maka akan dilakukan berbagai upaya advokasi termasuk mengimbau masyarakat Aceh agar tidak mendukung partai yang tidak menyetujui peraturan daerah itu.

“Draf kedua raqan itu sudah dibahas dan disahkan lebih awal, jadi tidak ada alasan menunda untuk dijadikan sebagai qanun,” katanya menambahkan.

Sementara itu, aktivis dan warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Untuk Syariat Islam (FOKUS) Aceh juga telah mendirikan posko rakyat peduli syariat di kawasan Masjid Raya Baiturrahman guna mendesak pemerintah mengesahkan dua qanun tersebut.

Posko rakyat peduli syariat Islam yang didirikan sejak akhir Februari itu telah mengumpulkan ribuan tanda tangan dari warga di kain putih. (Red/Antara)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :