Topik Terhangat

BPN Aceh Diminta Turun Ke Meulaboh

Lahan Perkebunan | Foto Ilustrasi

Lahan Perkebunan | Foto Ilustrasi

MEULABOH | DiliputNews.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh diminta segera turun ke Aceh Barat, Meulaboh, untuk melakukan pansus terkait indikasi penelantaran lahan oleh perusahaan perkebunan.

Permintaan itu dikatakan sejumlah tokoh masyarakat desa Pasie Teungoh Kecamatan Kawai XVI, Kabupaten Aceh Barat, Senin (11/3).

“Kami meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh segera turun melakukan pengukuran ulang tanah warga yang bersengketa dengan pihak PT SIR,” ungkap Maksani.

Maksani menjelaskan, sebelumnya sesuai surat Bupati Aceh Barat pada Januari 2013, ditujukan kepada Kepala Kantor BPN Aceh. meminta BPN Aceh untuk melakukan peninjauan terhadap lahan garapan PT. SIR yang terlantar.

“Bahwa pada 6 Maret 2013, Bupati Aceh Barat Alaidinsyah mengeluarkan keputusan secara tertulis, dengan referensi hasil rapat panitia C dan peninjauan lapangan,” ungkapnya.

Katanya, dalam surat kedua itu, Bupati Aceh Barat meminta kepada pihak BPN Aceh untuk segera turun demi mengevaluasi keberadaan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT. SIR sebagai salah satu kegiatan penertiban dan pendayahgunakan tanah yang terlantar.

“Persoalan masyarakat dengan perusahaan perkebunan itu sudah berlangsung lama sehingga butuh penyelesaian segera agar terungkap dan tidak ada kerugian bagi pihak manapun,” pungkasnya.

Lebih lanjut dikatakan, ukuran jelas berapa kawasan HGU yang sudah ditelantarkan oleh perusahaan PT Sir, namun tegas dia, bisa dikatakan ditelantarkan karena sudah tidak dikelola lagi dan sebagian besar sudah bersarang hama babi.

“Masyarakat berharap, bila lahan yang ditelantarkan tersebut tidak dikelola lagi, maka pemda harus bersikap tegas mencabut izin usaha atau mengalihkannya kepada masyarakat setempat,” harapnya.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :