Topik Terhangat

Bendera Aceh Bukan Simbol Kedaulatan

Bendera Aceh Bukan Simbol Kedaulatan

Bendera Aceh Bukan Simbol Kedaulatan

BANDA ACEH | Gubernur Aceh Zaini Abdullah menegaskan bendera maupun lambang Aceh bukan simbol kedaulatan, tetapi mencerminkan pemersatu masyarakat yang bernuansa Islami di provinsi itu.

“Bendera dan lambang hanya merupakan lambang dan tidak merupakan simbol kedaulatan. Dan itu kebijakan yang dilakukan atas perintah Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh,” tegas Zaini Abdullah di Banda Aceh, Kamis 21 Maret 2013.

Hal itu disampaikan Gubernur Aceh dalam jawaban tertulisnya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Aceh Muzzakar A Gani menanggapi pemandangan umum anggota dewan dalam sidang paripurna DPR Aceh terhadap Rancangan Qanun Bendera dan Lambang Aceh.

Menurut Gubernur, masalah bendera Aceh tersebut ini disebutkan dalam Pasal 246 ayat (3) UU Nomor 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh atau UUPA.

“Dalam pasal tersebut ditegaskan bahwa bendera daerah Aceh tidak sebagai bendera kedaulatan, tetapi sebagai pemersatu dan melambangkan syiar Islam,” katanya.

Zaini Abdullah menjelaskan yang dimaksud melambangkan syiar Islam adalah bendera dan lambang Aceh mencerminkan penyelenggaraan syariat Islam berdasarkan kewenangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta kearifan lokal.

Gubernur menambahkan, bendera dan lambang dibuat berdasarkan norma dan kaidah budaya masyarakat Aceh yang Islami. Disain dan warna menggambarkan karakter masyarakat secara universal.

“Desain grafis serta warna bendera dan lambang mencerminkan nuansa keislaman. Seperti gambar bulan bintang berwarna putih di tengah bendera dan di atas lambang Aceh,” ungkap dia.(Red/Antara)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :