Topik Terhangat

Walhi Menilai Aceh Terlalu Sering Dilanda Banjir

Walhi Menilai Aceh Terlalu Sering Dilanda Banjir

Walhi Menilai Aceh Terlalu Sering Dilanda Banjir


BANDA ACEH – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Aceh mencatat selama enam tahun terakhir sejak 2007 hingga 2012 telah terjadi 975 kali banjir di berbagai kabupaten/kota di Provinsi paling ujung barat Pulau Sumatera itu.

“Bencana banjir yang terjadi sejak enam tahun terakhir itu telah mengakibatkan berbagai kerugian, bukan hanya harta benda, kehilangan sumber penghidupan, bahkan sudah ada korban jiwa,” kata Direktur Eksekutif Teuku Muhammad Zulfikar di Banda Aceh, Sabtu 23 Maret 2013.

Walhi Aceh juga mencatat awal Februari 2013 telah terjadi sembilan kali banjir di Aceh. Menurut dia, secara geografi, Provinsi Aceh memiliki topografi datar hingga bergunung.

Wilayah dengan topografi daerah datar dan landai sekitar 32 persen dari luas wilayah Aceh yang memiliki luas sebesar 56.758,85 km2 atau 5.675.850 hektare.

Untuk wilayah berbukit hingga bergunung mencapai sekitar 68 persen dari luas wilayah Aceh, di antara wilayah pegunungan dan perbukitan tersebut mengalir ratusan sungai besar dan kecil.

Aceh memiliki daerah aliran sungai (DAS) yang terluas di Indonesia, terdapat sembilan wilayah sungai besar yang mengaliri Aceh dengan jumlah daerah aliran sungai sebanyak 408 DAS.

Namun, sumber air tersebut telah terjadi penurunan yang signifikan dikarenakan banyaknya aktifitas di hulu sungai Aceh, seperti penebangan liar, dan penambangan.

Selain itu, penggalian berbagai material seperti galian C dan tambang, serta kegiatan-kegiatan lainnya yang mengganggu menurunnya debit air yang mengaliri sungai-sungai di Aceh.

“Bencana banjir yang sering terjadi di Aceh diyakini terjadi akibat kerusakan wilayah hulu. Tanpa aksi nyata dan komitmen yang kuat dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah maka bencana alam terutama banjir dan longsor akan terus melanda,” kata Teuku Muhammad Zulfikar.(Red/Antara)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :