Topik Terhangat

Terdampar di Aceh, 21 Imigran Rohingnya Dikirim ke Manado

21 Imigran Rohingnya

21 Imigran Rohingnya


ACEH UTARA – 21 orang imigran Rohingya Myanmar, yang terdampar di Perairan Aceh Utara, Provinsi Aceh beberapa waktu lalu diberangkatkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) di Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Keberangkatan mereka dikawal oleh belasan personil Polres Lhokseumawe.

21 Pengungsi warga Myanmar itu diberangkatkan dengan menumpangi Bus sekitar pukul 20.30 Wib, Senin (25/3/2013) malam. Mereka mendapatkan pengawalan ketat oleh belasan Petugas Polisi/TNI dan petugas Imigrasi.

Setelah dibawa menggunakan bus dari Lhokseumawe ke Medan, pada esok harinya mereka langsung diberangkatkan melalui Bandara Polonia Medan dengan pesawat Garuda. Kasi Pengawas dan Tindakan (Wasdakin) Imigrasi Lhoksuemawe, Albert Djalius mengatakan, para 21 imigran yang tergabung dalam gelombang pertama ini akan diberangkatkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Manado, Sulewisi Utara.

“Untuk gelombang pertama, malam ini kita berangkatkan 21 Warga Rohingnya ke Rudenim Manado, Sulawesi Utara” Kata Kasi Wasdakin Imigrasi Lhokseumawe, Albert Djalius kepada detikcom, Senin (25/3/2013) malam.

Menurutnya, keberangkatan mereka ke Manado karena di Aceh tidak memiliki Rumah Detensi Imigrasi. Sehingga pihak Imigrasi terpaksa mengirim mereka ke Manado sesuai dengan keputusan pihak imigrasi pusat.

Sementara sebanyak 100 warga Rohingnya lainnya akan tetap berada di pengungsian sementara di Lhokseumawe, sambil menunggu intruksi pusat untuk keberangkatan gelombang kedua. “Kemungkinan tiga atau empat hari mendatang kita berangkatkan lagi gelombang kedua” kata Albert.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga negara Myanmar terdampar di perairan Selat Malaka, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara pada Selasa (26/2/2013) lalu. 3 Diantaranya anak-anak di bawah umur dan 6 perempuan. (Red/Detik)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :