Topik Terhangat

Soal Bendera Aceh, Mendagri Dinilai Adu Domba Rakyat Aceh

Soal Bendera Aceh, Mendagri Adu Domba Rakyat Aceh

Soal Bendera Aceh, Mendagri Adu Domba Rakyat Aceh

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi  dinilai mengadu domba rakyat Aceh terkait pernyataan tentang rakyat di Aceh hanya 500 orang yang menginginkan Bendera Aceh.

“Komentar Gamawan Fauzi itu merupakan upaya adu domba antar rakyat Aceh yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat,” kata Suadi Sulaiman, Anggota DPRK Pidie kepada DiliputNews.com, Minggu (8/11).

Kepada Pemerintah Aceh dan para elit politik ( DPR) Aceh, kata Suadi Sulaiman  jangan mengalah untuk merubah bendera Aceh yang telah disahkan dalam Qanun Aceh tersebut.

“Pemerintah Aceh bersama DPR Aceh harus segera meminta pendapat rakyat Aceh melalui jajak pendapat, sehingga Gubernur dan DPRA tidak menanggung dosa sejarah dalam menyelesaikan masalah Aceh sebagaimana amanah MoU Helsinki,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Keberadaan Bendera Aceh merupakan hasil kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dan GAM yang dituangkan dalam MoU Helsinki serta dijabarkan dalam Undang Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.

“Belakangan Pemerintah Pusat mau menganulir dengan alasan tak jelas. Tantangan ini berarti Pemerintah Indonesia mulai tidak mengakui lagi MoU Helsinki dan UUPA yang merupakan pondasi utama penyelesaian Aceh di dalam bingkai NKRI,” ujarnya.

Kita berharap kepada DPR Aceh dan DPR Kabupaten/Kota se Aceh untuk mengambil sikap akhir tentang bendera, juga Bupati dan Walikota se Aceh menyangkut hal-hal yang berkaitan langsung dengan MoU Hesinki dan UUPA.

Bila perlu tambah Suadi Sulaiman, mengudurkan diri secara keseluruhan dari Parlemen Aceh dan Pemerintahan sebagai bentuk protes atas ketidak konsistennya Pusat terhadap Aceh,

“Ini  bukan mengikuti irama yang dilakoni oleh Pemerintah Pusat lewat Mendagri dan Menkopolhukam, orang Aceh hanya butuh Perdamaian yang berkeadilan dan bermartabat,” pungkasnya. (Red/Af)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :