Topik Terhangat

Pemerintah Naikkan Gaji PNS 6 Persen Tahun 2014

Pemerintah Naikkan Gaji PNS 6 Persen Tahun 2014

Pemerintah Naikkan Gaji PNS 6 Persen Tahun 2014

JAKARTA | DiliputNews.com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pada tahun 2014 pemerintah berencana menaikkan gaji pokok pegawai negeri sipil(PNS) serta anggota TNI dan Polri sebesar 6 persen untuk mengantisipasi laju inflasi.

“Pemerintah merencanakan penyesuaian gaji pokok PNS serta anggota TNI dan Polri sebesar 6 persen, dan pensiun pokok sebesar 4 persen untuk mengantisipasi laju inflasi,” kata Presiden dalam pidato Keterangan Pemerintah atas RAPBN Tahun Anggaran 2014 beserta Nota Keuangannya di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, dalam pelaksanaan program reformasi birokrasi dalam RAPBN tahun 2014, pemerintah telah merencanakan untuk mengalokasikan anggaran belanja pegawai sebesar Rp276 triliun atau meningkat 18,8 persen dari belanja pegawai dalam APBN-P tahun 2013.

Selain itu, pemerintah juga telah mengalokasikan belanja bantuan sosial sebesar Rp55,9 triliun yang ditujukan terutama untuk melanjutkan program perlindungan sosial di sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Alokasi anggaran juga kita cadangkan untuk mendukung kegiatan-kegiatan pencegahan, tanggap darurat, dan rehabilitasi dalam penanggulangan bersama,” katanya.

Presiden juga mengatakan, guna memperkuat pelaksanaan empat kluster penanggulangan kemiskinan, maka pemerintah dalam tahun 2014 juga akan meningkatkan program Bantuan Tunai Bersyarat melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

Program itu, ujar dia, bertujuan untuk memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) yang ditetapkan sebagai peserta PKH.

“Dalam RAPBN tahun 2014, alokasi anggaran PKH sebesar Rp5,2 triliun, menjangkau sasaran sebanyak 3,2 juta RTSM,” ujar Presiden.

Sebelumnya, PT Taspen mulai membayarkan gaji ke-13 bagi penerima pensiun pegawai negeri sipil (PNS), TNI/Polri, pejabat negara dan para penerima pensiun serta tunjangan lainnya, serentak di kantor pembayaran pensiun di seluruh Indonesia, pada Kamis (18/7).

Sekretaris perusahaan PT Taspen Sudiyatmoko Sentot Sudiro dalam rilis pers yang diterima di Jakarta, Senin (15/7) lalu, menjelaskan pembayaran pensiun ke-13 itu sebagai tindaklanjut dari Peraturan Pemerintah No.48/2013 dan Peraturan Menteri Keuangan No.92/PMK.05/2013 tanggal 25 Juni 2013.

Sudiyatmoko menjelaskan penghitungan gaji pensiun bulan ke-13 tersebut meliputi pensiun pokok, ditambah tunjangan keluarga, tambahan penghasilan (TP), tunjangan cacat dan pembulatan serta tidak dikenakan potongan asuransi kesehatan. (Red/Ant)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :