Topik Terhangat

TANGKÉ Bocorkan Album Perdana di Piasan Seni 2013

TANGKÉ Bocorkan Album Perdana di Piasan Seni 2013

TANGKÉ Bocorkan Album Perdana di Piasan Seni 2013

TANGKÉ Band, Group Band Aceh yang ber genre etnic-modern akan perfom di malam pembukaan “piasan Seni Banda Aceh 2013” rabu malam, 21 Agustus 2013 di Taman Sari Banda Aceh, pada malam perdana kegiatan akbar para seniman, musisi dan budayawan aceh tersebut TANGKÉ akan mempersembahkan tiga lagu terbarunya yang juga tergabung dalam album perdana mereka nanti yang bertajuk “meleuha”.

Band yang digawangi oleh 9 pemuda Aceh ini juga telah pernah perfom di event musik entic Internasional beberapa waktu lalu di Padang, Sumatera Barat dalam acara “Ranah Performing Art (RaPA) Fest.

“Kami akan bocorkan tiga lagu kami yang telah kami persiapkan dalam album perdana kami pada penampilan di panggung utama Piasan Seni nanti. Ada tiga lagu yang sudah kami persiapkan untuk malam perdana piasan seni 2013″, kata Subur Dani, sang vokalis   TANGKÉ. Sabtu, 17 agustus 2013 di Banda Aceh.

Adapaun tiga lagu yang sudah dipersiapkan group band TANGKÉ yakni, saleum, suroh dan bala, ” ketiga lagu tersebut lagu terbaru TANGKÉ yang baru saja siap produksi, bahkan dalam waktu dekat ini mulai masuk ke tahap shuting video klip” akui Subur.

Kata subur, sejumlah lagu hasil garapan TANGKÉ dipersiapkan dengan harapan bisa mengembalikan marwah  musik dan lagu aceh  di kancah musik nasional maupun internasional “harapan kami lagu lagu ini mampu memberi nuansa baru dalam lagu dan musik di Aceh” harapnya.

Seperti lagu Saleum (Cipt. TANGKÉ).  Lagu saleum ini merupakan representatif rasa hormat dan salam takzim TANGKÉ kepada seluruh rakan-rakan TANGKÉ. Dalam lagu ini menceritakan bagaimana kemuliaan siapa saja yang memberikan salam terhadap sesama muslim. Kemudian juga didalamnya tersirat makna bagaimana mengawali setiap rutinitas kita dengan mengucapkan Bismillah. Bismillah sebagai kekuatan batin untuk selalu mengingat dan mengucapkan syukur kepada Sang Ilahi Rabbi atas semua karunia yang telah di anugerahkan. Zikir sebagai wujud dari penghambaan diri kepadaNya.

Sedangkan lagu Suroh (Cipt. Subur Dani) menceritakan tentang kehidupan manusia yang terus berlumuran dengan dosa yang menggunung. Dalam lagu ini mengajak semua kita untuk terus mengedepankan amar ma’ruf nahi mungkar. Mengajak manusia untuk melakukan sesuatu hal yang di ridhai oleh Allah swt.

Bertaubat adalah kunci untuk menemukan keridhaan Allah swt. Dalam lagu ini di ceritakan bagaimana kokohnya sebuah komponen kehidupan dengan Iman yang di konstruksikan melalu amal-amal ibadah seperti shalat 5 waktu, syahadat, dan sebagainya.  Komponen-komponen ini yang  mengkostruksikan hidup manusia sehingga mendapat puncak kehidupan yaitu insan kamil, insan yang sempurna di hadapan Allah swt nantinya.

Sementara lagu Bala (Cipt. Subur Dani) Menceritakan tentang Musibah di Aceh yang pernah melanda pada tahun 2004 menjadi inspirasi untuk lagu ini. Tidak hanya Tsunami (ie beuna) namun juga banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Aceh seperti Tangse juga menjadi isnpirasi. Lagu ini mengajak kita untuk tidak lagi larut dalam kesedihan, namun bersyukur kepada Allah swt dan mendoakan semua syuhada yang telah kembali kepadaNya semoga menjadi penghuni syurga. Lagu ini juga menjadi lagu yang pertama sekali di komposisikan oleh TANGKÉ, dan sempat diputar dibeberapa radio dengan hasil recording pertama sekali sebelum menjadi format full band seperti sekarang.

Semantara ini, TANGKÉ  baru saja menyelesaikan recording dan mastering album mereka di Opay Studio Banda Aceh. Menurut keterangan, mereka akan segera menggarap video klip dan selanjutnya siap di komersilkan ke pasaran. Semoga kehadiran TANGKÉ di kancah musik dan lagu Aceh, mampu memberi nilai lain kepada masyarakat luas. Mau tau bagaimana lagu dan dasyat nya penampilan TANGKÉ , tunggu di pentas utama piasan seni Banda Aceh 2013.(Red/Ril)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :