Topik Terhangat

Rumah Nelayan Aceh Barat Hangus Terbakar

Rumah Nelayan Aceh Barat Hangus Terbakar

Rumah Nelayan Aceh Barat Hangus Terbakar


MEULABOH | DiliputNews.com – Satu unit rumah Nelayan di kawasan Jurong III, Komplek Perumahan Carritas (BB-II) Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Sabtu (24/8) sekitar pukul 02.30 Wib, hangus terbakar.  Empat penghuni rumah nyaris tewas terpanggang dalam kobaran api.

Rumah yang terbakar tersebut milik Safrizal HS, saat ini tinggal di Gunung Kleng, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Rumahnya telah dua tahun disewa oleh Ramli, seorang nelayan Desa Padang Sirahet.

Informasi yang didapat dari warga setempat, api berasal dari konsletting arus pendek listrik pada bagian belakang flapon rumah.

Pada saat kejadian, Ramli sedang melaut untuk mencari rezeki, sedangkan istrinya mengantar seroang anaknya ke Pasantren di Labuhan Haji, Aceh Selatan. Sedangkan saat itu, di rumah hanya ada Fitriani, Hamzah, Nonong, dan Balita bernama Nuralia.

Awal kejadian, keempat penghuni rumah tersebut sedang tertidur pulas. Api terlihat mulai berkobar dari bagian atap flapon rumah bagian WC. Untung kobaran api sempat dilihat oleh seorang tetangga, hingga pemuda ini mengedor rumah Ramli sekerasnya demi membangunkan penghuni rumah yang tertidur pulas.

”Saya terbangun karena dibangunkan dengan bang Andika. Rumah sudah penuh dengan asap, api menyala dari bagian atas belakang rumah,” ujar Hamzah.

Hamzah mengaku, jika dibangunkan, dirinya tetap akan tertidur pulas bersama kakak dan adiknya. Seluruh warga pada kawasan Jurong III, Komplek Caritas Padang Sirahet membantu bersama-sama menyiramkan air.

Sekitar 20 menit kemudian, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba kelokasi. Dengan bantuan pemadan, sekitar pukul 03.15 Wib, api mampu dipadamkan. Kebakaran hanya terjadi pada bagian atap dan membakar sebagian perabotan rumah tetangga.

”Harta benda seisi rumah Ramli tidak dapat diselamatkan, sebab benda mudah terbakar. Untung anak-anaknya cepat dibangunkan, sehingga tidak menjadi korban kebakaran,” kata Geuchik Padang Seurahet, Idris Usman.

Idris Usman, mengharapkanm pemerintah daerah dapat memberikan bantuan darurat bagi keluarga Ramli yang sedang dilanda musibah, berupa kebutuhan sandang dan pangan karena seluruh harta benda telah habis terbakar api.

”Mereka memang keluarga kurang mampu, hanya nelayan kecil.  Jadi wajar jika mendapat bantuan darurat dari pihak Pemerintah daerah,” pinta Idris Usman,” (Red/AF/Za)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :