Topik Terhangat

Isu Unsyiah Beri Gelar Kehormatan Untuk Malik Mahmud Dinilai Politis

Aryos Nivada

Aryos Nivada

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Pengamat Politik dan Keamanan Aceh, Aryos Nivada menyampaikan pernyataan Ketua Bidang Publikasi, Dokumentasi dan Promosi Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-6 Iskandar disalah satu media tentang pemberian gelar Doctor Causa kepada Malik Mahmud cenderung bermuatan strategi pencitraan Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh.

Hal ini disampaikannya kepada media ini lewat siaran pers, Senin, 2 September 2013. “Pernyataan Iskandar ingin membangun opini publik agar memicu reaksi dan menyampaikan pesan kepada Unsyiah agar diberikan juga gelar Doktor HC kepada Malik Mahmud,” kata Aryos.

Seperti banyak diberitakan media lokal di Aceh, Iskandar megatakan Universits Syiah Kuala juga akan memberikan gelar Doktor kehormatan kepada Malik Mahmud.

Ia menegaskan Unsyiah dalam memberikan gelar DR HC tidaklah mudah, dikarena harus memenuhi syarat tertentu, misalnya tingkat keintelektualan seseorang, karya atau produk pemikiran, dan kontribusi terhadap masyarakat banyak.

Pertanyaan kemudian apakah Malik Mahmud memenuhi standar syarat itu? Jika dirinya berkeinginan mendapatkan DR HC dari Unsyiah

Selain itu menurut Aryos, pengukuhan Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe akan berpotensi besar menuai penolakan publik. “Publik masih menganggap aspirasi masyarakat saja masih belum diakomodir oleh Pemerintah Aceh,” ujarnya.

Aryos juga menampik kalau kedatangan Presiden SBY pada 20 September  bulan ini untuk mengukuhkan Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe.

“Kedatangan SBY nantinya adalah  undangan PKA dan membuka acara PKA, lagi pun SBY adaah Kepala Pemerintahan, bukanlah kepala adat,” tegas Peneliti Jaringan Survey Inisiatf tersebut.

Aryos berharap agar masyarakat jangan sampai salah mengartikan kedatangan Presiden SBY nantinya. (Red)

 


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :