Topik Terhangat

Biaya Operasional PDAM Nagan Raya Terindikasi Fiktif

Biaya Operasional PDAM Nagan Raya Terindikasi Fiktif

Biaya Operasional PDAM Nagan Raya Terindikasi Fiktif

NAGAN RAYA | DiliputNews.com – Biaya operasional Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Nagan Raya terindikasi fiktif. Hal tersebut disampaikan oleh fraksi partai Demokrat, DRPK Nagan Raya saat memberikan pandangan umum terhadap rancangan qanun daerah tahun 2013 tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada Rapat Paripurna DPRK Nagan Raya, Rabu (4/9).

Rapat Paripurna penyampaian pemandangan umum terhadap rancangan qanun daerah tersebut di pimpin lansung oleh ketua DPRK Nagan Raya, Samsuardi dan turut dihadiri oleh wakil bupati Nagan Raya, Jamin Idham serta unsur muspida plus kabupaten Nagan Raya.

Sekretaris fraksi partai Demokrat, Evendi Ibrahim, mengatakan bahwa biaya operasional PDAM Nagan Raya sebesar Rp. 489 juta terindikasi tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya.

“Hanya PDAM Simpang Peut saja yang disalurkan, itupun sebesar Rp 20 juta, sedangkan untuk PDAM yang lain tidak disalurkan, kemana sisanya?,” ungkap Evendi.

Tidak hanya biaya operasional PDAM saja yang disorot, fraksi partai Demokrat juga menyorot tentang pembangunan Rumah Sakit Ujong Fatihah, terkesan tumpang tindih.

“Berulang kali, itu-itu saja pembangunan setiap tahunnya, padahal ada pembangunan lain yang sangat perlu direhab,” ujar Evendi menambahkan. (Red/Mc)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :