Topik Terhangat

Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP & WH Nagan Raya

Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP & WH Nagan Raya

Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP & WH Nagan Raya


NAGAN RAYA | DiliputNews.com – Satuan Polisi  Pamong Praja dan Wilayatul Hibah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Nagan Raya, Selasa (10/9) kembali melakukan razia terhadap PNS dan tenaga kontrak yang berkeliaran saat jam kerja.

Selain itu petugas juga melakukan razia pakaian ketat serta sejumlah siswa yang berkeliaran saat jam belajar di pusat kota  Jeuram, dalam razia tersebut puluhan  PNS dan tenaga kontrak yang terjaring razia, diminta membuat pernyataan tertulis dan diberikan sanksi.

Pantauan DiliputNews.com saat razia berlangsung sejumlah PNS kucar kacir untuk menghindari razia tersebut.

Kepala Satpol PP/WH Kabupaten Nagan Raya, Muhajir Hasballah kepada DiliputNews.com mengatakan razia tersebut dilakukan sesuai peraturan dan qanun yang berlaku.

“Kita melakukan penertiban terhadap PNS dan tegana kontrak serta memberi nasehat para pelanggar syariat dan juga penertiban terhadap siswa supaya tidak berkeliaran pada saat jam belajar,” kata Muhajir.

Dikatakan Muhajir, dalam razia tersebut juga dibantu dari dinas Syariat Islam Nagan Raya untuk melakukan penertiban penggunan pakaian ketat supaya kabupaten Nagan Raya tidak lagi menjadi pandangan buruk di mata masyarakat.

Setelah merlakukan razia terhadap PNS, Satpol PP dan WH juga merazia warnet yang berada di seputaran Jeuram namun dalam razia tersebut nihil, karena kebocoran bahwa razia akan di lakukan di setiap warnet.

“Kita imbau pada pemilik warnet supaya member warning kepada pengguna internet untuk tidak membuka situs- situs porno karena selama ini banyak kalangan remaja menjadi sasaran melakukan hal hal yang tidak di inginkan,” imbaunya

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam kabupaten Nagan Raya, Abdul Kadir saat dikonfirmasi mengatakan razia ini untuk memberitahukan bahwa penerapan Syariat Islam yang sudah berlaku.

“Dalam razia kali ini ada  sejumlah pelanggar syariat islam seperti memakai pakai ketat dan celana pendek, dan sudah kita lakukan pembinaan dan diberikan,” kata Abdul Kadir.(Red/Za)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :