Topik Terhangat

FPI Siap Turunkan Laskar Dukung DSI Langsa

Front Pembela Islam (FPI) / Ilustrasi

Front Pembela Islam (FPI) / Ilustrasi

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Front Pembela Islam (FPI) Aceh akan menurunkan laskar terkait dengan penyerang kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa oleh komplotan preman di wilayah itu.

Penyerangan terhadap Kantor DSI Langsa, kata Jubir FPI, Tgk Mustafa Husen Woyla jelas sebagai bentuk pelecehan terhadap Syariat Islam yang sedang giat-giatnya ditegakkan di Kota Langsa.

“Front Pembela Islam (FPI) Aceh yakin masyarakat Aceh yang mayoritas muslim baik di Langsa maupun di Kabupaten/Kota lain mengutuk atas aksi bar-bar yang dilakukan oleh kelompok pemabuk di Kota Langsa,” kata Mustafa kepada DiliputNews.com, Rabu (4/12).

Menurut dia, kekuatan Syrariat Islam berada pada ummat, jika ummat bersatu maka akan menjadi sebuah kekuatan yang tak terkalahkan. Jika penegakan syariat hanya sebatas tanggung jawab DSI/WH maka kasus serupa akan terus berulang.

Oleh karena demikian, kata dia Ketika berbicara syariat tidak langsung tertuju kepada DSI tapi mesti tertuju kepada seluruh ummat Islam. Itu baru SI berhasil ditegakkan. Sebagai contoh kasus; Pertama, Kasus bunuh diri Putri yang dikaitkan dengan kesalahan DSI Langsa, (3/9/2012).

Kedua, Kepala DSI Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM, diserang oleh seorang warga Desa Gampong Teungoh, Langsa Kota. Pria tersebut tak terima karena isterinya terjaring razia. (18/3/2013). Ketiga, aksi pengeroyokan terhadap Kepala Dinas Syariat Islam (SI) Kota Langsa, Ibrahim Latif dan anggotanya saat membubarkan pesta keyboard di Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Minggu (25/8/2012). Keempat, penyerangan ke Markas DSI dini hari (Selasa (3/12) ).

Kami Front Pembela Islam (FPI) Aceh siap membantu menurunkan laskar jika dibutuhkan untuk membantu tegak. “Kami juga berharap kepada aparat penegak hukum memberi hukuman yang setimpal kepada palaku makar tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota Majlis Syura FPI, Tgk. Tarmizi M. Daud, M.Ag mengatakan, Jika ummat muslim bersatu padu dan bahu membahu mengawal jalannya penegakan Syariat di Kota Langsa maka kasus serupa tidak akan terulang lagi.

“Kepada Wali Kota dan Kadis Syariat Islam Langsa jangan gentar melawan orang-orang yang membenci hukum Allah tegak. Memang sudah sunnatulah bagi siapa saja yang berjuang menegakkan agama-Nya akan mendapat tantangan dan rintangan sebagaimana dialami nabi Muhammad SAW,” pintanya.(Red)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :