Topik Terhangat

Bupati Simeulue Minta PPID Gunakan Moto Ricek And Final Cek

Bupati Simeulue

Bupati Simeulue

SIMEULUE | DiliputNews.com – Hadirnya unit layanan penyedia informasi public yang dikelola oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Simeulue diharapkan mengusung moto check, richeck and final check sehingga mampu menyajikan data yang akurat dan selalu terbaru bukan sekedar duplikat semata.

Hal tersebut disampaikan Bupati Simeulue, Riswan.NS dalam sambutannya saat membuka kegiatan Workshop Konsolidasi PPID di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Simeulue yang difasilitasi oleh USAID-KINERJA,(19/12).

Menurut Bupati Negeri penghasil cengkeh itu, jika dalam penyajian data yang tidak akurat maka tidak akan membawa dampak yang lebih baik kepada public terkait dengan informasi yang disajikan kepada masyarakat.

“Untuk itu saya minta kepada seluruh SKPK atau pejabat pengelola informasi sebelum data yang disajikan kehadapan publik maka harus dilakukan cek,ricek and final cek, jangan sampai ada copy-paste. Dan jadikan moto PPID kita cek,ricek and final cek” ujarnya.

Pentingnya diterapkan pola cek,ricek dan final cek, kata dia, karena selama ini kinerja aparatur pemerintah diruang lingkup pemerintah kabupaten tersebut tidak telaten dalam bekerja dan ia juga sering menemukan adanya duplikasi dalam sistim administrasi atau surat menyurat di kabupaten tersebut.

“Saya pernah sekali menerima surat dari salah satu Dinas, saat ditelaah pada kop surat itu terdapat burung garuda, tapi yang tanda tangani malah kepala dinas tersebut, padahal itukan surat Kop surat yang digunakan bupati tapi malah yang tanda tangani kepala dinas” Ungkapnya.

Bukan hanya itu, kata Riswan, ia juga pernah melakukan telaah terhadap surat yang hendak dikirimkan kepada salah satu menteri, dan ketika hendak ia tandatangani pada isi penutup surat yang harusnya terimakasih kepada bapak menteri, tetapi ucapan terimakasihnya kepada Gubernur Aceh.

Merujuk dari kesalahan tersebut, ia menilai kinerja aparatur pegawai Pemkab di lingkungannya tersebut belum profesional dan teliti sehingga masih bisa dianggap mengadopsi sistim copy-paste.

Dalam kesempatan itu, Riswan, juga berharap PPID mampu memanfaatkan teknologi informasi tepat guna, sehingga setiap program dan anggaran yang ada bisa disampaikan melalui website atau situs online milik Pemkab Simeulue, sehingga ketika masyarakat yang membutuhkan akses informasi lebih mudah untuk mendapatkannya.

Ia juga menyarankan semua kebutuhan informasi yang bentuknya dapat dipublikasikan kepada publik tidak ditutup-tupi terutama menyangkut dokumen perencanaan dan penganggaran Kabupaten Simeulue, karena hal itu merupakan hak public terkait program pembangunan Simeulue.

Riswan juga mengucapkan terimakasih kepada USAID-KINERJA yang selama ini terus melakukan pendampingan terhadap Pemkab Simeulue dalam mewujudkan terbentuknya PPID di Kabupaten itu, sehingga pola pembangunan Pemkab setempat menjadi lebih transparan dan terbuka (Red/Ril).


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :