Topik Terhangat

Semua Elemen Harus Serius Bangun Daerah Tertinggal

Daerah Tertinggal / Ilustrasi

Daerah Tertinggal / Ilustrasi

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Kunjungan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Helmi Faisal Zaini, pada HUT ke 68 Aceh Selatan, merupakan hal yang sangat monumental bagi masyarakat Aceh Selatan dan daerah tertinggal lainnya di Provinsi Aceh.

Hal tersebut dikatakan Ketua Solidaritas untuk Rakyat Daerah Terpencil (SuRaDT), Delky Nofrizal Qutni melalui Pers Realess yang diterima DiliputNews.com, Minggu (29/12).

“Ini semangat baru bagi seluruh masyarakat untuk mewujudkan percepatan pembangunan daerah tertinggal dan ini kesempatan emas untuk bangkit, dan tidak boleh di sia-siakan,” ungkapnya.

Dikatakanya, hingga saat ini tercatat ada 12 kabupaten di Aceh yang masih dikategorikan daerah teringgal. Hal itu sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) PDT Nomor 01/m-pdt/I/2005 yang menetapkan indikator utama daerah tertinggal ditinjau dari sektor ekonomi, infrastruktur publik, karakteristik daerah, SDM dan celah fiskal.

“Sudah sangat tepat pada HUT ke 68 Aceh Selatan tersebut yang hadir Menteri PDT, minimal ini menjadi langkah awal bagi Aceh Selatan sebagai kabupaten yang masih tertinggal untuk dapat melepaskan diri dari status tertinggal tersebut,” ujarnya.

Apalagi, kata dia, pada tahun 1998 sebelum jadi Menteri PDT, Helmi Faisal Zaini sudah pernah mencatat sejarah perjalanan histeris di Barat Selatan, di tengah-tengah konflik Aceh bersama dua tokoh Aceh Selatan yakni H. Afdhal Yasin (Mantan Asisten Pribadi Gusdur ) dan Syaikul Islami (ketua ISNU Aceh).

“Minimal sejarah silam itu menjadi alasan kuat kenapa Menteri PDT harus memberikan perhatian khusus untuk daerah tertinggal di Aceh. Karena beliau sudah memahami kondisi Barat Selatan tersebut sejak tahun 1998,” tutur Delky.

Atas nama Solidaritas untuk Rakyat Daerah Terpencil (SuRaDT), Delky mengajak seluruh elemen baik Pemerintah Provinsi, Kabupaten Tertinggal dan Elemen Sipil untuk bersama-sama mendorong pecepatan pembangunan daerah tertinggal di Aceh, agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara merata sesuai amanah UUD 1945.(Red)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :