Topik Terhangat

Taekwondo Abdya Mampu Boyong Medali Emas

Taekwondo Abdya Mampu Boyong Mendali Emas

Taekwondo Abdya Mampu Boyong Mendali Emas


BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Open Tournament Taekwondo Kids Dandim 0101/BS, yang berlangsung di GOR KONI Aceh, dari tanggal 4 sapai 5 Januari 2014 lalu, mengikut sertakan Atlit Taekwondo asal  Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan merupakan kali pertamanya mengikuti kejuaraan tersebut.

Kepada DiliputNews.com, Rabu (8/1), Pelatih Taekwondo Rimoeng Daya (TRD) Abdya, Yulis Edwar SHi, mengatakan, pihaknya mengirimkan sebanyak 9 orang Atlit  untuk mengikuti kejuaraan tersebut, dan beberapa dari mereka berhasil membawa pulang 1 mendali emas, 2 perak dan 1 perunggu.

Untuk kategori under 59 Junior putra atas nama Rizaldi berhasil membawa pulang medali emas, kategori under 49 junior putri atas nama Mira Lidia Wati berhasil mempersembahkan medali perak dan untuk kategori under 68 junior putra  atas nama Muhammad Habib Firdaus juga berhasil membawa pulang medali perak setelah dikalahkan oleh Taekwondo asal  Pesantren Imam Syafi’I di partai final, terakhir  1 perunggu berhasil di bawa pulang untuk kategori under 55 junior  putra atas nama Muhammad Ilham Wahyudi. “Yang lainnya KO ketika memasuki babak semi final,” ungkapnya.

Selama pertandingan berlangsung, lanjut Edwar, para atlit itu tinggal di rumah sanak keluarganya, akibat keterbatasan dana untuk tempat mereka menginap.

“Untuk pergi dan pulang ke lapangan pertandingan mereka harus berjalan kaki kurang lebih satu kilometer, namun hal itu tidak menyurutkan langkah mereka untuk bersaing, terbukti mereka mampu membawa pulang 1 medali emas dan medali lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edwar menyebutkan, minimnya perlengkapan  dan fasilitas membuat salah satu atlit Taekwondo yang diasuhnya tersebut harus di diskualifikasi oleh wasit, sebab tidak memakai pelindung kemaluan, dikarenakan dalam waktu yang bersamaan rekan sepeguruannya juga akan bertanding menggunakan pelindung yang sama. “Hal yang memilukan seperti itu tidak akan terjadi, jika pemerintah daerah perhatian terhadap prestasi dalam bidang olahraga yang banyak menggunakan kaki itu,” terangnya.

Hal serupa juga dialami oleh Muhammad Ilham Wahyudi atlit yang berhasil membawa pulang perunggu, ia terpaksa hanya membawa pulang perunggu karena terlambat memasuki lapangan pertandingan, lagi-lagi dikarenakan harus menunggu perlengkapan yang masih digunakan oleh rekannya.

“Kita sangat berharap perhatian dari pemerintah setempat,  supaya pada Popda yang akan diselenggarakan di Lhokseumawe bulan Juni mendatang para atlit kita dapat unjuk kebolehan diajang tersebut,” kata Edwar pelatih Taekwondo yang berlokasi di komplek Mesjid Ayah Gadeng, Desa Tengah, Kecamatan Manggeng, Abdya. (Red/Zal)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :