Topik Terhangat

Pemilih Pemula Diminta Tidak Ikut-Ikutan Mencoblos

Pemilu / Ilustrasi

Pemilu / Ilustrasi


MEULABOH | DiliputNews.com – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, meminta pemilih pemula tidak sekadar ikut-ikutan mencoblos calon anggota legislatif yang berdampak pada tidak berkualitasnya Pemilu 2014.

“Kami meminta pemilih pemula memilih tidak karena ikut-ikutan. Memilih karena ikut-ikutan berdampak pada kualitas pemilu itu sendiri,” kata Sabki Mustafa Habli, komisioner KIP Aceh Barat, di Meulaboh, Kamis (16/1).

Sabki Mustafa Habli menjelaskan hal tersebut dalam pertemuan dengan pemilih pemula dari kalangan mahasiswa dan pelajar di SMA Negeri 1 Meulaboh.

Menurut dia, pemilu berkualitas apabila seorang pemilih mengenal orang yang dipilih. Dan orang yang dipilih itu mampu melaksanakan tanggung jawabnya, bukan karena kedekatan atau lain sebagainya.

Selain itu, kata dia, pemilu berkualitas juga apabila pemilihnya cerdas dalam menentukan siapa yang dipilih. Bukan karena hubungan kekeluargaan atau ajakan pihak tertentu.

Sebagai seorang siswa dan mahasiswa, kata dia, setidaknya sudah mampu membedakan dan menilai seorang caleg peserta pemilu legislatif 2014, baik dari sisi kualitas maupun kredibilitasnya di mata publik.

“Inilah yang dimaksud pemilih cerdas. Jadi, tidak mesti orang dipilih itu karena orang tua sendiri atau diajak oleh teman dekat, tapi harus ada satu pilihan sesuai hati nurani, bukan karena ajakan atau paksaan,” kata dia.

Rahma Inayatillah, siswi kelas 12 SMAN 1 Meulaboh, Aceh Barat, mengatakan pemilih pemula terasa sulit menentukan pilihan tepat apabila berbenturan ikatan saudara.

Selain itu, kata dia, kalangan siswa juga kesulitan menentukan pilihan tepat karena harus memegang empat lembar kertas suara yakni DPRK, DPRA, DPR-RI dan DPD, yang semuanya itu dapat membingungkan.

Saat kebingungan seperti ini, kata dia, kesempatan orang-orang tertentu mempengaruhi dan menyarankan pemilih pemula mencoblos caleg yang belum dikenal, sehingga pilihan terkesan asal coblos.

Lain halnya Anwar, mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Meulaboh. Menurut dia, pemilu akan berkualitas apabila setiap caleg mampu mengampanyekan visi misi secara terbuka kepada publik.

“Untuk golput atau tidak memilih, mungkin bagi kami mahasiswa tidak akan terjadi. Namun begitu, kami berharap penyelenggara terus menyosialisasikan pemilu legislatif kepada para pemilih pemula,” kata Anwar.(Red/Ant)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :