Topik Terhangat

Kisah Honorer Masa Konflik Minta Keadilan

Kisah Honorer Masa Konflik Minta Keadilan

Kisah Honorer Masa Konflik Minta Keadilan

TAPAKTUAN | DiliputNews.com – Jasnila seorang tenaga Honorer K2 menangis histeris hingga pingsan saat melihat hasil tes CPNS yang diumumkan lewat jaringan internet melalui situs resmi Menpan.

Jasnila mengaku sudah 17 tahun mengabdikan diri jadi tenaga honorer di salah satu Sekolah Dasar  (SD) 3 Tarok Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, “Pemerintah tidak adil dalam menempatkan atau menjaring CPNS menjadi PNS,” kata Jasnila, kepada DiliputNews.com, Jumat (21/2).

Selain itu, keluh Jasnila sudah sejak lama ia menjadi tenaga honorer bahkan lima belas hari pasca melahirkan ia juga harus mengajar di sekolah dasar tersebut, namun perhatian pemerintah tidak ada sama sekali terhadap dirinya.

Ia mempertanyakan kepada pemerintah pusat maupun daerah kenapa semasa konflik Aceh yaitu GAM dan RI hampir semua guru tidak mengikuti proses belajar mengajar.

“Waktu hanya saya dan beberapa orang teman yang mau hadir untuk melakukan proses belajar  mengajar, sedangkan yang lain takut jadi korban penembakan,” ujarnya.

Jasnila  menilai bahwa ada terjadi kolusi dan nepotisme dijajaran BKD, sebab hampir semua saudara pejabat yang ikut tes CPNS K2 lewat menjadi PNS dalam pengumuman yang dikeluarkan kemarin.

“Kenapa saya tidak dilewatkan, kenapa mereka yang kaya-kaya dilewatkan,apakah saya tidak punya uang untuk melakukan penyogokan agar bisa lewat,” pungkasnya.(Red/Af)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :