Topik Terhangat

KIP Akan Coret Parpol Tidak Laporkan Dana Kampanye

KIP Akan Coret Parpol Tidak Laporkan Dana Kampanye

KIP Akan Coret Parpol Tidak Laporkan Dana Kampanye


BANDA ACEH | DiliputNews.com – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menegaskan akan mencoret partai politik dari peserta Pemilu legislatif 2014 jika tidak menyerahkan laporan awal dana kampanye.

“Jika tidak menyerahkan laporan awal dana kampanye paling telat 2 Maret 2014, maka parpol dibatalkan sebagai peserta pemilu,” tegas Komisioner KIP Aceh Junaidi di Banda Aceh, Rabu (26/2).

Tidak hanya parpol, kata dia, laporan awal dana kampanye ini juga wajib dilaporkan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Jika tidak, calon anggota DPD bisa dibatalkan apabila sudah terpilih.

Laporan awal dana kampanye ini, sebut dia, merupakan perintah Pasal 134 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang pemilihan umum anggota DPR, DPRD, dan DPD.

Pembatalan atau pencoretan sebagai peserta pemilu, lanjut dia, berdasarkan wilayah. Misalnya, ada parpol tidak melaporkan laporan awal dana kampanye ke KIP Aceh, maka keikutsertaannya pada pemilu legislatif DPR Aceh bisa dibatalkan.

“Jika sudah dibatalkan, maka dengan sendirinya calon legislatif parpol yang bersangkutan tidak bisa ikut pemilu. Atau calon legislatifnya gugur apabila terpilih,” kata Junaidi.

Begitu juga dengan pemilihan DPR kabupaten/kota, kata dia, jika ada parpol yang tidak menyampaikan laporan awal dana kampanye, maka parpol yang bersangkutan dibatalkan sebagai peserta pemilu di wilayah kabupaten/kota tersebut.

“Untuk partai politik nasional, surat keputusan pembatalan sebagai peserta politik dikeluarkan KPU Pusat. Sedangkan partai lokal, surat keputusannya dikeluarkan KIP Aceh,” sebut Junaidi.

Oleh karena itu, Junaidi mengimbau seluruh kontestan pemilu, baik parpol maupun calon anggota DPD segera menyerahkan laporan awal dana kampanye.

“Penyerahan laporan awal dana kampanye tinggal beberapa hari lagi. Di Aceh, belum satu pun parpol menyerahkan laporan dana awal kampanye. Sedangkan calon anggota DPD, baru satu, 39 lainnya belum menyerahkan laporannya,” kata Junaidi. (Red/Ant)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :