Topik Terhangat

Listrik Sering Padam, Warga Abdya Merasa Dirugikan

Listrik Sering Padam, Warga Abdya Merasa Dirugikan

Listrik Sering Padam, Warga Abdya Merasa Dirugikan


BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Dalam sebulan terakhir ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sering terjadi pemadaman listrik, kendati demikian pihak Perseroan Terbatas (PT) Pembangkit Listrik Negara (PLN) seolah mengabaikan permasalahan itu, meskipun banyak masyarakat yang mengeluh, akibat pemadaman tersebut.

Beberapa wilayah yang sering terjadi pemadaman listrik, seperti Kecamatan Lembah Sabil, Manggeng dan Tangan-Tangan, Setia, Blangpidie, Susoh, Jeumpa, Kuala Batee dan Babahrot, hampir setiap harinya mengalami mati lampu. Untuk itu warga meminta kepada pihak PLN Rayon Blangpidie, Kabupaten Abdya, agar melakukan pengecekan ke beberapa lokasi yang sering menimbulkan padam listrik.

“Dalam sebulan ini, listrik di daerah kami sering padam, terkadang hampir tiap hari, kalau tidak malam, bisa saja waktu siang hari, terkadang sampai berlangsung selama dua jam, kalau seperti ini terus kami terasa dirugikan selaku pelanggan yang setia terhadap PLN, berapa beban biaya yang harus kami keluarkan setiap bulannya,” kata Salman, warga Kecamatan Tangan-Tangan, Rabu (18/6) ketika sedang beraktifitas ditempat kerjanya.

Dilain sisi, para pedagang rumah makan yang menggunakan jaringan Wifi akan mengalami gangguan bila listrik padam, sehingga rumah makan atau warung kopi milik mereka akan sepi dari pengunjung.

“Bukan hanya kami saja, termasuk beberapa pedagang lainnya ikut merasa kondisi yang sama, apalagi seperti warung internet (warnet) jelas harus tiap hari berurusan dengan arus listrik, terkadang apabila listrik padam, usahanya akan terhenti sesaat, dan bila listrik tiba-tiba hidup justru sering terjadi kerusakan pada perangkat komputer milik mereka,” ungkap Jasmi, salah satu pemilik rumah makan di Kota Blangpidie yang dijumpai Wartawan disela-sela pemadaman listrik.

Menanggapi masalah itu, Kepala PLN Rayon Blangpidie, Persatuan Harahap, mengatakan, penyebab sering terjadi pemadaman listrik, karena rusaknya mesin Merlis 3.000 mega watt (MW) di PLTD Suaq yang mengantar jaringan listrik kesemua wilayah Abdya, saat itu rusak, sehingga banyak arus yang hilang, terjadilah pemadaman listrik.

“Kita sering menadapatkan laporan dari PLTD Suaq, tentang kerusakan pada mesin merlis 3.000 MW, kalau mesin itu yang rusak justru akan menghilangkan banyak arus, akibanya listri dibeberapa wilayah akan padam,” terangnya.

Saat ditanya mengenai kesiapan PLN untuk tidak memadamkan listrik jelang bulan suci Ramadhan, pihaknya akan mengupayakan tidak ada pemadaman listrik selama bulan puasa tersebut. “Kita akan menjaga listrik itu tetap stabil dan mengurangi pemadaman, disamping mengganggu aktifitas ibadah dibulan suci itu, imbasnya banyak beberapa pedagang yang mencari keuntungan selama di bulan Ramadhan akan terganggu,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya tetap berupaya seminimal mungkin agar sejumlah wilayah di Abdya tidak terjadi pemadaman listri. “Kalau seandainya listrik juga padam, hal itu diluar kemampuan kita, karena penyebabnya bisa saja gangguan dijaringan, seperti tumbangnya pohon yang disebabkan oleh angin kencang,” demikian singkat Persatuan Harahap ketika dijumpai sejumlah wartawan di ruang kerjanya. (Red/Zal)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :