Topik Terhangat

YARA Tuding Dinkes Abdya Seperti Banci

YARA Tuding Dinkes Abdya Seperti Banci

YARA Tuding Dinkes Abdya Seperti Banci


BLANGPIDIE | DiliputNews.com – Kebijakan Dinas Kesehatan (Dinkes)Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dituding terlalu lemah dan agak ‘Kebanci-bancian’, kondisi itu disorot Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Abdya yang menilai kebijakan Dinkes setempat terlalu lemah sehingga berdampak tidak loyalnya bawahan terhadap perintah atasan dalam lingkup dinas dimaksud.

Ketua YARA Perwakilan Abdya Miswar SH kepada sejumlah wartawan Selasa (18/11) di Balai PWI Abdya mengungkapkan, pihaknya sangat beralasan menuding Dinkes Abdya bersifat ‘kebanci-bancian’ dalam mengambil kebijakan, dimana katanya penekanan seratusan Bidan Desa (Bides) yang bertugas di seluruh desa dalam wilayah Abdya untuk menetap di desa tempat bertugas pada malam hari bernada sangat lemah, sehingga para bides tersebut tidak ada niat untuk mematuhi perintah tinggal di desa yang ditunjuk untuk bertugas.

“Kami sudah telusuri hampir seluruh desa dalam wilayah Abdya, para bides itu tidak ada satu pun yang menetap di desa tempat mereka bertugas, bahkan para bides itu ada yang tinggal di luar Abdya, mereka hanya datang satu bulan sekali ke rumah kepala desa untuk minta tanda tangan SPMT semata,” ungkap Miswar.

Dicontohkan Miswar, di Kecamatan Kuala Batee, sangat banyak bides tidak menetap di desa di malam hari, seperti di Desa Muka Blang, Kede Baroe, Lhueng Gulumpang, Lhok Gajah, Lama Tuha, Kuta Kuala, sementara rumah yang telah disiapkan Pemerintah untuk bidan desa dengan cukup memadai belum dimanfaatkan oleh bidan desa.

“Masyarakat menginginkan supaya bidan desa itu tetap menetap di desa di malam hari, bukan tinggalnya di desa lain, sangat sayang jika ada yang membutuhkan pelayanan sore atau malam hari, namun bides tidak berada ditempat,” sesal Miswar.

YARA berharap, Dinas Kesehatan Abdya memiliki ketegasan untuk mengambil tindakan semacam pemberlakuan sanksi terhadap bidan yang tidak menetap di desa. Bentuk sanksinya sendiri kata Miswar, nanti disesuaikan dengan tingkat pelanggarannya. “Kami ada wawancarai beberapa bides, mereka mengaku malas tinggal di desa, karena arahan Dinkes yang ikhlas-ikhlas saja tinggal di desa, yang tidak ikhlas terserah, jadi tidak ada sanksi yang mengikat, jelas saja ini kebijakan yang sangat kebanci-bancian,” tutup Miswar.

Terkait masalah itu, Kepala Dinas Kesehatan Abdya Drs Martunis M.Kes dihubungi Wartawan, Rabu (19/11) melalui ponselnya belum bisa member tanggapan, Martunis mengaku sedang ada acara, pihaknya berjanji setelah acara akan segera menghubungi kembali. “Maaf saya sedang ada acara, nanti saya telpon balik ya,” katanya singkat. (Red/Zal)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :