Topik Terhangat

Polisi Tangkap Pemasok Sabu di LP Meulaboh

Polisi Tangkap Pemasok Sabu di LP Meulaboh

Polisi Tangkap Pemasok Sabu di LP Meulaboh

MEULABOH | DiliputNews.com – Polisi berhasil menangkap dua orang tersangka pemasok narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,46 gram ke dalam Lembaga Permasyarakatan (LP) kelas II-B Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Kapolres Aceh Barat AKBP Faisal Rivai di Meulaboh, Senin mengatakan dari pengembangan kasus ini kepolisian menemukan barang bukti terkumpul 0,55 gram sabu-sabu beserta uang tunai Rp700 ribu dari salah seorang penghuni lapas.

“Mereka kita tangkap setelah transaksi selesai, kedua tersangka memasok sabu-sabu seberat 0,46 gram kedalam lapas dengan modus berkunjung, uang tunai sudah ditangan salah seorang napi,”katanya melalui KBO Sat Narkoba Aipda Juliandra.

Dari hasil pengembangan tersebut, Polisi menangkap dua orang tersangka lainya yakni di Gampong Peulante Kecamatan Kawai XVI dengan barang bukti ditangan kedua TSK ini sabu-sabu sebarat 0,09 gram beserta alat penghisap.

Kapolres menyatakan, dari pengakuan tersangka bisnis barang haram jenis sabu-sabu tersebut sudah berlangsung lama dengan cara bertransaksi langsung atau mengirim dalam bentuk paket bercampur bubuk kopi.

Pihak kepolisian juga mengantongi nama salah seorang oknum petugas sipir LP kelas II-B Meulaboh yang dicurigai ikut terlibat memfasilitasi transaksi narkotika selama ini.

“Kami telah mengantongi satu orang oknum petugas LP yang bersangkutan dicurigai membantu transaksi dan nanti akan kita tindak lanjuti proses hukumnya, seluruh TSK yang ditangkap berjumlah empat orang, dua langsung di TKP Lapas dan dua orang lainya sudah berada diluar,”katanya.

Pihak kepolisian mencurigai transaksi narkoba di LP Meulaboh sudah lama terjadi berdasarkan penangkapan secara nyata antara penghuni lapas dengan pembelinya bertransaksi secara langsung.

Dua orang tersangka pemasok atas nama Kurniawan (30) tahun dan Ahmad Muliadi (37), kemudian dua orang lainya Ayudin (25) dan Muhibun (22), seluruh tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolres setempat.

Dalam kasus ini kepolisian juga menetapkan YM warga Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh dalam dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena diduga menjadi pihak kedua membeli sabu-sabu dari penghuni lapas.

“Ada satu orang lagi DPO, identitasnya masih kita rahasiakan karena pengakuan dua orang pembeli sabu tertangkap bahwa BB di beli dari YM ini diluar LP, masih terus kita lakukan pengembangan,”katanya.(red/ant)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :