Topik Terhangat

160 Penyair Nusantara Dan Luar Negeri Akan Berkumpul Di Meulaboh

160 Penyair Nusantara Dan Luar Negeri Akan Berkumpul Di Meulaboh

160 Penyair Nusantara Dan Luar Negeri Akan Berkumpul Di Meulaboh

MEULABOH | DiliputNews.com- Sebanyak 160 Penyair dari Nusantara dan Luar Negeri akan berkumpul di Meulaboh, dalam kegiatan Temu Penyair Nusantara yang akan digelar bulan agustus 2016 ini.

Kegiatan tersebut dikemas dalam kegiatan puncak Pekan Kebudayaan Aceh Barat, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama dengan Dewan Kesenian Aceh Barat (PKAB) 2016.

Ketua DKAB Aceh Barat, Teuku Ahmad Dadek, Minggu (24/7) mengatakan adapun penyair dari negara luar yang akan ikut ambil bagian dalam kegiatan itu adalah sinagpura, Malaysia.

Bahkan para penyair yang akan ikut ambil bagian dalam kegiatan Temu Penyair Nusantara itu telah mengirimkan puisinya seperti dari Singapura, Malaysia dan Rusia untuk dimuat dalam buku Pasie Karam.

“Buku Pasie Karam akan kita luncurkan pada acara puncak PKAB akhir Agustus 2016,”kata dia.

Sejumlah rangkaian kegiatan lain juga dilakukan seperti bedah buku, pameran lukisan, baca puisi serta musikalisasi puisi bersama grup musik unik, rangkaian bunga kopi yang dipimpin penyair nasional Fikar W Eda.

Buku Pasie Karam yang akan diluncurkan itu disusun oleh Teuku Ahmad Dadek selaku Ketua DKAB, bersama editor Tamu Hermansyah seorang ahli manuskrip Aceh bertempat tinggal di Jerman, serta melibatkan dewan kurator para penyair nusantara dari belahan negara.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat, DR. (H.C) H.T Alaidinsyah yang akrab disapa Haji Tito, menyambut sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan temu penyair nusantara itu, dan ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi indikator kemajuan sumberdaya manusia sebuah peradaban.

Menurut Haji Tito, Kemampuan menulis dan membaca masyarakat Aceh Barat memang sedikit lemah, hal ini dikarenakan budaya lisan masyarakat masih kuat.

“Dunia literasi adalah sebuah indikator kemajuan dan kemampuan sumber daya manusia dalam sebuah peradaban,”ungkapnya.

Dikatakannya, bangsa yang maju masyarakatnya harus memiliki empat kemampuan budaya yaitu budaya berbicara sistematis, mendengar empati, budaya baca dan menulis kreatif.(red)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :