Topik Terhangat

Pangdam IM Minta BIN Dan BAIS Awasi Peran Asing Pada Pilkada

Pangdam IM Mayjen TNI Luczisman Rudy Polandi saat memberi keterangan pers disela- sela kunjungan ke PLTU Suak Puntong Nagan Raya

Pangdam IM Mayjen TNI Luczisman Rudy Polandi saat memberi keterangan pers disela- sela kunjungan ke PLTU Suak Puntong Nagan Raya

NAGAN RAYA| DiliputNews.com- Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, Mayjen TNI Luczisman Rudy Polandi minta kepada Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Startegis (BAIS) untuk mengawasi adanya peran asing dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh yang akan berlangsung 2017 mendatang.

Rudy mengharapkan BIN dan BAIS dapat menciptakan proses strategi kontra intelijen sehingga mampu mendeteksi adanya intervensi asing dalam Pilkada Aceh kali ini.

“Kita sudah bicara BIN dan BAIS untu membangun proses- preses kontra intelejen agar tidak ada intervensi asing dalam Pilkada ini. saat saya menjadi Kabinda Aceh, juga pernah mendeportasikan salah satu warga jepang yang dicurigai ikut terlibat mendanai pilkada,” kata Rudy, kepada wartawan, jumat, (12/8/2016) disela- sela kunjungan kerjanya memantau proses pengoperasian PLTU Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya.

Jendral bintang dua itu juga mencurigai adanya potensi kecurangan dalam Pilkada tersebut, untuk itu ia meminta semua pihak mengambil peran dalam mencegah kecurangan yang terjadi sehingga kecurangan dalam Pilkada dapat dieliminasi.

Menurutnya kecurangan dalam Pilkada pasti terjadi dan itu tidak hanya di Aceh namun diseluruh daearah di Indonesia.

“Mencegah kecurangan kita harap kepada pihak kepolisian mengambil peran utama dalam pilkada ini, kita hanya membantu sesuai dengan permintaan yang diajukan,” kata Rudy.

Selain itu, ucapnya, dirinya juga telah meminta kepada masing- masing kandidat yang bertarung pada Pilkada 2017 mendatang baik calon Gubernur dan wakil Gubernur maupun Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota untuk menjaga masing- masing pendukungnya agar tidak melakukan sejumlah kecurangan.

Kepada kandidat Rudy menyebutkan, jika dirinya juga sudah berpesan agar tidak ada tim pemenangan yang mengganggu situasi dan kondisi keamanan Aceh dengan melakukan berbagai upaya seperti merusak alat peraga kampanye milik kandidat lain.

“Untuk menjaga keamanan agar tetap kondusif kita siap mengerahkan anggota kita, sesuai dengan permintaan Polda Aceh, karena semuanya kita serahkan kepada kepolisian,” urainya.

Jika semua pihak tidak mampu menjaga situasi keamana, Rudy mengkwatirkan terjadinya konflik dalam Pilkada mendatang sehingga merugikan masyarakat.

Dalam kunjungan kerjanya di PLTU Suak Puntong Mayjend TNI Luczisman disambut langsung oleh oleh Komandan Korem 012 Teuku Umar, Kolonel Inf Jaka Budhi Utama, Bupati Nagan Raya, Teuku Zulkarnaini Komandan Kodim 0116 Nagan Raya Letkol ARM Erland Hendriatna S.IP, Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi serta Bupati Nagan Raya, Pimpinan PLTU Nagan Raya, Andi Makkasau. (Af)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :