Topik Terhangat

Pangdam Iskandar Muda Beri Kuliah Umum di Kampus UTU Meulaboh

* Dihadiri 1.641 Calon Mahasiswa Baru
Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI L Rudi Polandi memberikan kuliah umum di Kampus UTU Meulaboh, Aceh Barat, Jumat (12/8/2016). Foto/Istimewa

Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI L Rudi Polandi memberikan kuliah umum di Kampus UTU Meulaboh, Aceh Barat, Jumat (12/8/2016). Foto/Istimewa

DILIPUTNEWS.COM, MEULABOH – Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Luczisman Rudy Polandi, Jumat (12/8/2016) memberi kuliah umum kepada 1.641 orang calon mahasiswa baru di Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, yang berasal dari sejumlah fakultas seperti fakultas ekonomi, fakultas pertanian, fakultas teknik dan fakultas perikanan ilmu kelautan, fakultas kesehatan masyarakat dan fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (Fisip).

Pada Kegiatan tersebut Jenderal bintang dua ini menjelaskan tentang pesatnya populasi penduduk dunia yang tidak diimbangi dengan ketersediaan pangan, air bersih, dan energi akan menjadi pemicu munculnya konflik-konflik baru.

Menurutnya, Indonesia sebagai salah satu negara ekuator yang memiliki potensi vegetasi sepanjang tahun akan menjadi arena persaingan kepentingan nasional berbagai negara.

“Untuk itu, diperlukan langkah antisipasi agar keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia terjaga, kata Pangdam L Rudi Polandi.

Menurutnya, konflik-konflik di belahan dunia terjadi akibat persaingan kepentingan antar negara untuk menguasai sumber energi sehingga terciptanya sistem perang proxy energi (proxy war).

Pangdam mencontohkan, invasi Iraq ke Kuwait pada 2 Agustus 1990 merupakan jalan pintas untuk memulihkan ekonomi Iraq akibat turunnya harga minyak di pasaran internasional.

Selain itu Amerika Serikat mengkhawatirkan situasi itu akan menggoyang harga minyak dunia dan mengganggu pasokan minyak ke negaranya. Dengan berbagai dalih, akhirnya Amerika melakukan invasi ke Iraq dengan operasi militer yang dikenal dengan Operas Badai Gurun (Dessert Storm). Pada 2013, British Petroleum (BP) mengeluarkan sebuah laporan yang menyatakan bahwa sisa energi fosil dunia tinggal sekitar 40 tahun, sedangkan sisa energi fosil di Indonesia tinggal 16 tahun.

Sehingga energi dunia akan habis pada 2053 dan Indonesia pada 2029 dengan asumsi bahwa kebutuhan energi dunia tidak meningkat. Padahal, BP pada awal tahun 2015 lalu memperkirakan bahwa konsumsi energi dunia pada 2035 meningkat sampai 41 persen dari kebutuhan hari ini,” jelas Pangdam.

Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya Rektor UTU Prof Jasman J Makruf, Danrem 012 TU Kolonel Inf Djaka Budhi Utama, Aster Kasdam IM Kolonel Inf Nefra Firdaus, Dandim 0105 Letkol Inf Heri Riana Sukma, Kapolres Teguh Priambodo Nugroho SIK, Kajari Ahmad Sahrudin, SH MH., Ketua Pengadilan Alex Adam Faisal, SH MH, Wakil Bupati Drs H Rahmat Fitri MPA, Dekan Fakultas Perikanan Edwarsyah MSi, Warek I Dr Ir Alfizal DAA, Warek III Teuku Ahmad Yani SH MHum. (red/rel)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :