Topik Terhangat

KIP Aceh Diminta Tak Tutupi Informasi Verifikasi KTP Calon Perseorangan

Photo Ilustrasi

Photo Ilustrasi

BANDA ACEH| DiliputNews.com- Pengamat Politik dan Keamanan Aceh, Aryos Nivada, mengharapkan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh untuk melaksanakan prinsip keterbukaan dan transparan dalam melaksanakan proses verifikasi administrasi dan factual terhadap syarat dukungan bagi calon independen atau perseorangan.

Menurutnya, prinsip atas keterbukaan dan transparansi terhadap publik tersebut jelas diatur dalam undang- undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, serta jouncto atas Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum.

“Untuk itu KIP Aceh dapat mempublikasikan Softcopy form B1.KWK Perseseorangan di website dalam rangka memberikan akses bagi masyarakat untuk memantau temuan KTP ganda,” ungkapnya.

Apa yang disampaikannya itu, kata Aryos, setelah dirinya mencermati perkembangan terkini terkait banyaknya temuan KTP Ganda oleh KIP Aceh terhadap dukungan calon perseorangan pada masa verifikasi administrasi yang dilakukan sejak 4-17 Agustus 2016 lalu.

Selain itu Aryos juga meminta kepada para kandidat untuk bersikap jujur dalam proses pencarian dukungan, serta tidak menggunakan cara- cara yang melanggar ketentuan peraturan perundang- undangan serta norma yang berlaku.

Hal ini, ungkapnya, juga mengajarkan bahwa pentinganya pendidikan politik bagi masyarakat. Melihat persoalan tersebut, sebutnya, kandidat calon perseorangan perlu membuat pernyataan pada publik bahwa pengumpulan KTP yang dilakukan dengan proses yang benar, dan telah memenuhi unsur transparan dan jujur.

“Kita lihat sejauhmana keberanian pada kandidat untuk mengaku jujur. Hal ini agar dapat menjadi pertimbangan bagi rakyat Aceh untuk menilai kapasitas kepemimpinan bakal calon tersebut,” ucapnya.

“bagaimana mungkin akan menjadi pemimpin Aceh, apabila proses pencarian dukungan saja sudah dengan cara cara manipulasi dukungan,” ungkap Aryos.

Para kandidat dan tim sukses mereka, kata dia, seharusnya mengoptimalkan penggunaan teknologi dengan tujuan untuk meminimalisir terjadinya dukungan ganda sekaligus membantu kerja KIP ketika proses verifikasi administrasi dan faktual.(Rilis)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :