Topik Terhangat

Lengang Pembeli Pedangang Pasar Tradisional Meulaboh Merugi

susana-pasar-sayur-kpbu-meulaboh

MEULABOH| DiliputNews.com- Sejumlah pedagang sayur dan rempah- rempah yang menempati gedung pasar tradisional kompleks pasar bina usaha (KPBU) Meulaboh mengalami kerugian, pasalnya banyak pedagang liar yang selama ini menjajakan dagangannya ditepi badan jalan utama KPBU itu.

Jamilah, (40) salah satu pedagang sayur di gedung pasar tradisional itu mengaku adanya pedagang kaki lima yang berjualan ditepi badan jalan utama KPBU itu membuat lapak mereka kurang dikunjungi pembeli.

“Sudah pasti para pengunjung pasar belanja sama mereka karena tidak susah- susah masuk kedalam karena begitu masuk pasar dipinggir jalan sudah ada yang jualan sayur buat barang kami tidak laku,” kata Jamilah pada wartawan, Kamis, (15/9/2016).

Akibat dari persolan itu, Jamilah dan pedagang lainnya mengancam akan ikut berjualan dipinggir badan jalan utama kompleks pasar tersebut, lantaran mereka tidak sanggup lagi menahan rugi dari merosotnya omzet penjualan mereka.

Jamilah tidak tahu percis kenapa para pedagang kaki lima tersebut tidak mau menempati lapak yang sudah disediakan pemerintah, padahal menurutnya bangunan gedung pasar yang dibangun pemerintah secara sarana yang disediakan sudah sangat layak untuk ditempati.

Untuk membuat para pedagang itu mau menempati lapak yang sudah disediakan digedung itu, ucapnya, maka dibutuhkan ketegasan dari pemerintah terutama UPTD (Unit Pelayanan Tekhnis Daerah) Pasar selaku pengelola kompleks dari pada pasar itu.

Keluhan yang sama juga disampaikan Radiyah, (41). Menurutnya, sepinya pembeli bukan hanya dari hadirnya pedagang liar yang menjajalkan barang dagangannya dipinggiran badan jalan utama, namun juga disebabkan oleh pedagang sayur pasar pagi dikompleks pasar itu.

Pedagang sayur pasar pagi yang selama ini harusnya diberi waktu menjajakan dagangannya ditepi badan jalan utama kompleks pasar itu dari pukul 03.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB pagi namun hingga siang hari masih berjualan dilokasi tersbeut.

“Harusnya begitu sudah pukul 09.00 WIB mereka sudah tidak lagi berjualan dilokasi itu tapi pindah juga kekompleks gedung pasar, atau tidak lagi berjualan,” katanya.

Akibat dari membandelnya pedagang sayur pasar pagi dan sejumlah pedagang liar selama ini, kata dia, telah banyak pedagang yang menempati lapak dilokasi gedung pasar yang dibangun dengan nilai miliaran rupiah itu terpaksa meninggalkan lapak mereka dan ikut- ikutan berjualan ditepi badan jalan.

“Kami harap Pemkab dapat mengatasi persoalan ini, yang membuat pendapatan kami pengguna gedung ini terus merosot,” ucapnya.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :