Topik Terhangat

Rumah Terbakar, Seorang Nenek Tewas Terpanggang

Rumah M Saleh, Warga Gampong ranub Dong, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. Akibat Kebakaran itu seorang nenek tewas terpanggang.

MEULABOH|DiliputNews.com- Satu unit rumah terbuat dari kayu milik, warga Gampong Ranub Dong, kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat ludes dilalap sijago merah pada, Minggu, (5/2/2017) sekira pukul 20.45 WIB. Akibat peristiwa kebakaran tersebut seorang nenek berusia 70 tahun bernama Puteh Amin ikut tewas terbakar didalam rumah itu lantaran terjebak didalam api.

Sektaris Gampong setempat, Arsyad, kepada wartawan mengatakan saat kebakaran terjadi pemilik rumah bernama M. Saleh sedang tidak berada dirumah.

“Saat kebakaran M Saleh sedang keluar, dia memang biasa keluar malam kerja menyadap air nira kadang- kadang pulang tengah malam. Dia memang biasa ninggalin nek puteh sendiri didalam rumah,” kata Arsyad.

Saat peristiwa kebakaran terjadi, kata dia, ada beberapa warga melihat api sedang berkobar dan langsung memberitahukan kewarga lainnya. Melihat kondisi apai yang semakin membesar warga langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, lantaran rumah tebuat dari kontruksi papan membuat api sulit ditaklukan.

Bukan hanya itu, ucapnya, warga juga gagal menyelamatkan Puteh Amin yang ditinggal anaknya didalam rumah, lantaran saat warga yang berencana hendak menerobos tidak dapat masuk kedalam rumah karena pintu rumah dalam keadaan terkunci menggunakan gembok.

Meski mobil pemadam kebakaran datang kelokasi dengan cepat, kata dia, namun juga tidak mampu menguasai api lantaran rumah yang terbakar itu terbuat dari kontruksi kayu ditambah dengan lokasi keberadaan rumah yang berada di gang sempit sehingga tidak bisa dilintasi mobil pemadam kebakaran.

Hingga api sudah berhasil dipadamkan namun M. Saleh, kata dia, belum bisa dihubungi karena tidak diketahui keberadaannya.

“Saya tidak tahu apakah M Saleh sudah tahu jika rumahnya terbakar serta menewaskan ibunya. Karena hingga saat ini belum bisa kita hubungi dan kita juga tidak tahu dia adanya, biasanya dia menyadap air nira sampai keluar kecamatan,” ucap Arsyad.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Teuku Syahluna Polem, mengatakan pihaknya baru mengetahui 15 menit setelah peristiwa kebakaran tersebut terjadi.

“Tapi kita berhasil melakukan pemadaman meski baru dapat informasi dari warga 15 menit setepah peristiwa. Dan kita juga langsung dinginkan api itu biar tidak merembet kerumah warga lainnya,” kata Syahluna, kepada wartawan.

Syahluna juga membenarkan akibat dari kebakaran tersebut telah menelan korban jiwa terhadap Puteh Amin, karena terjebak dalam api.

Dalam kesempatan itu Syahluna mengatakan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran pihaknya menyerahkan kepada yang berwajib untuk menyelidinya.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :