Topik Terhangat

Sering Mengamuk, Pemuda Ini Dipasung dan Dikurung Keluarga Seorang Diri

DILIPUTNews.com, Meulaboh – Dahlan (37) warga desa Cot Buloh kecamatan Arongan Lambalek, kabupaten Aceh Barat, provinsi Aceh, kini hidup dalam keadaan yang sangat memprihatikan. Sejak menduduki kursi Sekolah Dasar (SD) ia diduga sudah mengalami gangguan kejiwaan.

Beberapa bulan terakhir Dahlan terpaksa dipasung di belakang rumahnya, oleh pihak keluarga di dalam ruangan 3×4 meter dengan kondisi seadanya. Hal itu dilakukan karena Dahlan sangat sering bertingkah hilang kendali.

Nilawati, kakak kandung ayah dahlan mengatakan sudah sekian lama keponakannya itu mengalami sakit gangguan jiwa, bahkan, tingkahnya sudah sangat sering membuat warga lainnya khawatir. Sehingga pihak keluarga terpaksa harus mengambil tindakan untuk dirinya.

“Ayah dan ibu dahlan sudah meninggal sejak dia kecil, sehingga kini dia tinggal bersama kami, dia sering mengamuk dan merusak perabotan,” ujar Nilawati di rumahnya pada Jum’at, (15/09/) kemarin.

Ia menjelaskan, sebelumnya dahlan beserta keluarganya tinggal di desa Alue Sundak kecamatan setempat, namun, kini rumah tersebut tidak bisa dihuni lagi karena telah dibakar oleh dahlan saat ia kehilangan kendali atas dirinya.

Selain itu, dua unit rumah warga dan Sepeda motor juga pernah dibakar oleh dahlan, sehingga, pihak keluarga Nilawati telah menghabiskan banyak biaya untuk ganti rugi atas tindakan dari keponakannya tersebut.

Terlebih lagi, Dahlan juga pernah melukai suami adik sepupunya pada tahun 2016 lalu, hingga menantu nilawati tersebut dilarikan kerumah sakit karena daun telinga terpisah dari bagian kepalanya, akibat dari tindakannya ia pun pernah diamankan oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) kecamatan Krueng Sabee, namun, setelah diperiksa dahlan positif memiliki gangguan jiwa dan segera dibawa kerumah sakit jiwa Aceh Jaya.

“Setelah melukai menantu saya dia kabur ke Aceh Jaya disana dia ditangkap oleh polisi, dahlan juga sudah berulang kali mencoba bunuh diri, memukul orang dan membakar rumah, selimutnya sendiri pun ia bakar,” ungkap Nilawati.

Sudah lebih dari 3 kali Dahlan menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) provinsi Aceh dalam kurun waktu 2 tahun lebih, akan tetapi tidak kunjung sembuh.

Sementara itu, kepala RSJ dr. Amren Rahih didampingi Kepala dinas kesehatan kabupaten Aceh Barat saat melakukan penjemputan terhadap dahlan di rumahnya mengatakan, kedatangan mereka untuk membawa lima pasien yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Adapun 5 pasien tersebut yaitu Dahlan (37) di desa Cot Buloh, Nyak Aji (38) dan Mutia (34) desa Peulante di kecamatan Arongan Lambalek serta Hasan Basri (46) desa Kuala Kaju dan Hasbi warga desa Ule Pulo di kecamatan Woyla Barat.

“Kita akan membawa mereka ke RSJ provinsi Aceh guna mendapat pembinaan mental yang lebih baik,” jelasnya.


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :