Topik Terhangat

Di Aceh Barat Masyarakat Yang Tidak Miliki Akta Kelahiran Mencapai 50 Persen

Foto : Ilustrasi @google

DILIPUTNews.com, Meulaboh – Dinas Kependudukan dan Pencatatat Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Barat, saat ini, terus melakukan Peningkatan Bidang Pencatatan Sipil dan Statistik Hayati (PS2H) bekerjasama dengan Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) melalui program Social Accountabilityy and Publik Partisipation (SAPP).

Disdukcapi telah mencatat hampir skitar 50 persen dari total penduduk di Kabupaten itu tidak memiliki akta kelahiran, di karenakan hal itu terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengurus Administrasi Kependudukan (Adminduk).

Hal itu, disampaikan M Yusuf Kepala Disdukcapil Aceh Barat bahwa masyarakat yang tidak memiliki akta kelahiran akan bermasalah nantinya ketika saat ia mulai menempuh pendidikan ataupun mencari kerja. “Umur 0 sampai 18 tahun lebih kurang 76 persen lebih tidak memiliki akta kelahiran” ujar Yusuf. Sabtu, (16/09)

Dengan adanya program SAPP yang telah berlansung beberapa bulan di Aceh Barat, pendaftaran terhadap akta kelahiran dan akta kematian kini sudah mulai meningkat untuk melakukan kepengurusan terhadap Adminduk.

Sementara itu, GeRAK Aceh Barat melansungkan program tersebut sampai pada Februari tahun 2018 mendatang, jika kegiatan SAPP mencapai target untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Adminduk, maka agenda tersebut akan kita selenggarakan di Kabupaten lain.

“Saat hanya ada tiga daerah yang menjadi pilot project SAPP, Aceh Barat, Bireun dan Kabupaten Bener Meriah,” tambah Edy Saputra selaku koordinator GeRAK Aceh Barat. (Red)


Ikuti Berita Terkini Di Handphone Anda Melalui Alamat www.m.diliputnews.com


© DiliputNews.com | Share :